Kamis, 12 April 2012

Simone Pepe: Kami Harus Lebih Tajam Di Depan Gawang

Simone Pepe - Juventus
Bermain lebih baik dan mendominasi, terutama di paruh pertama, Juventus "hanya" sanggup membukukan kemenangan tipis 2-1 kala meladeni kunjungan Lazio di Juventus Stadium, Kamis (12/4) dinihari WIB.
Dari serangkaian peluang yang tercipta sebelum turun minum, cuma satu yang dapat dikonversi menjadi gol melalui tendangan overhead cantik Simone Pepe.

Gli Aquilotti, yang jarang mengancam, menyamakan angka lewat Stefano Mauri tepat jelang rehat, sebelum Alessandro Del Piero memastikan tiga angka untuk Bianconeri via sepakan bebas di babak kedua.
Hasil itu memang cukup untuk membawa Juve kembali menempati capolista Serie A pada pekan ke-32, namun kekurangan dari segi pemanfaatan peluang tentu wajib jadi perhatian di laga-laga selanjutnya. Hal itu pun diakui oleh Pepe.
"Untunglah dia [Del Piero] melakukan tendangan itu! Kami mengkreasikan setidaknya sepuluh peluang mencetak gol di babak pertama tanpa berhasil mengamankan laga ini sejak dini. Kami harus lebih tajam di depan gawang," katanya di situs resmi klub.
Soal gol pembukanya di babak I, sang winger mengatakan: "Itu luar biasa. Beberapa saat sebelumnya saya gagal memaksimalkan peluang bagus, sebagian karena penampilan bagus [Federico] Marchetti dan sebagian karena kesalahan saya sendiri. Untunglah saya dapat segera menebusnya."



Andrea Stramaccioni Yakin Inter Milan Bisa Finis Ketiga

Andrea Stramaccioni - Inter
Pergantian nakhoda tim dari Claudio Ranieri ke Andrea Stramaccioni terbukti mendatangkan angin positif bagi Inter Milan. Dalam tiga laga perdana bersama sang allenatore muda, Inter sukses mengantungi dua kemenangan dan satu seri.

Terakhir, Sang Ular Raksasa berhasil membalikkan ketertinggalan atas tamunya Siena, untuk menang 2-1 pada giornata 32 Serie A di Giuseppe Meazza, Kamis (12/4) dinihari WIB.
Dengan kemenangan ini, Inter berhasil memangkas jarak dengan tim peringkat tiga, Lazio, yang disaat bersamaan ditaklukkan Juventus, menjadi enam angka, dan Stramaccioni pun yakin merebut slot terakhir ke Liga Champions itu bukan hal mustahil bagi Inter.

"Kami tetap harus bekerja keras, tapi sekarang ini kami performa kami sedang baik," tutur pria 36 tahun itu kepada Rai Sport.

"Posisi ketiga? Saya percaya itu mungkin. Kami tidak melihat klasemen, tapi hanya memikirkan laga satu demi satu."

"Kami menelan gol cepat di awal laga menghadapi salah satu tim yang paling in-form saat ini, tapi kami menunjukkan bagaimana Inter sebenarnya dan berhasil membalikkan skor," lanjut Stramaccioni, mengomentari jalannya laga kontra Siena.

"Kami menampilkan permainan bagus dan memiliki banyak kesempatan mencetak gol," pungkasnya.

Pemain, Pelatih, Tim Terbaik Serie A Italia 32ª Giornata Versi GOAL.com Indonesia

Simone Pepe - Juventus
Tampil dengan tim "seadanya", AC Milan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Chievo. Sayang, Rossoneri hanya merasakan capolista selama 24 jam, karena sehari kemudian Juventus berhasil menyegel kemenangan atas Lazio 2-1 di Juventus Stadium. Sulley Muntari dan Alessandro Del Piero menjadi pahlawan bagi tim masing-masing.

Perebutan satu tempat tersisa ke Liga Champions musim depan tidak kalah menarik. AS Roma yang sempat dibanjiri kritik akibat hasil negatif pekan lalu, merangsek ke peringkat lima menggeser Napoli yang secara mengejutkan takluk 3-1 dari Atalanta di San Paolo.

I Giallorossi
kembali bermimpi unjuk gigi di Liga Champions, karena kini hanya defisit empat poin dari Biancocelesti. Roma juga hanya terpaut satu angka dari Udinese yang mereka bekuk 3-1 melalui perjuangan dramatis.

Melihat serangkaian hasil tersebut, zheptaseptianto.blogspot.com merangkum 11 pemain yang layak dinobatkan sebagai yang terbaik pada giornata ke-32 Serie A Italia.


PENJAGA GAWANG

Federico Marchetti

Lazio memang harus pulang dengan tangan hampa, tapi Federico Marchetti berperan besar karena perjuangannya di bawah mistar gawang. Marchetti berkali-kali jatuh bangun menyelamatkan gawang agar tidak menjadi bulan-bulanan dari serangkaian peluang Juventus.

BEK KANAN
BEK TENGAH BEK TENGAH BEK KIRI

Rodrigo Taddei

Javier Zanetti

Alessandro Lucarelli

Gianpaolo Bellini

Mencegah Antonio Di Natale bergerak dengan leluasa saat menerima bola. Penempatan posisinya nyaris tidak pernah gagal sehingga Udinese kesulitan mencari celah.

Javier Zanetti merupakan sosok sentral dari kemenangan Inter. Melakukan sebuah penyelamatan gemilang ketika Mattia Destro hampir menjebol gawang Julio Cesar.

Tidak mudah untuk Novara memasuki area penalti Parma karena Alessandro Lucarelli tampil konsisten sepanjang. Meski acapkali membantu serangan, bek veteran ini bisa dengan cepat kembali ke posisi asli jika mendapat ancaman lawan.

Edinson Cavani dibuat tak berkutik berkat penjagaan ketat Gianpaolo Bellini. Tidak hanya disiplin menjaga daerahnyam Bellini tidak segan membantu serangan. Hasilnya, dia ikut mencetak gol, memanfaatkan assist Ezequiel Schelotto.

GELANDANG KANAN GELANDANG TENGAH GELANDANG KIRI

Simone Pepe

Andrea Pirlo

Sulley Muntari

Sebelum membuka skor Juventus dengan sebuah tendangan akrobatik, Pepe sudah berkali-kali meneror pertahanan Lazio. Tidak hanya tepat dalam mencari peluang, Pepe juga sering mengirim umpan-umpan silang yang membahayakan gawang Marchetti.

Andrea Pirlo memang tidak ikut membukukan gol di laga krusial ini. Tapi, dia merupakan motor serangan, pengatur tempo serta memanjakan para penyerang dengan passing-passing cantik ke depan gawang.

Penampilan Sulley Muntari tidak terlalu istimewa, tapi dia mencetak gol krusial ke gawang Chievo melalui sebuah proses cantik. Sebuah tendangan keras dari jarak jauh dilepaskan Muntari usai menerima umpan Robinho.

PENYERANG KANAN
PENYERANG TENGAH PENYERANG KIRI

Alessandro Del Piero

Diego Milito

Pablo Osvaldo

Alessandro Del Piero kembali menunjukkan dirinya belum habis. Tampil sebagai pemain pengganti, Il Capitano Bianconeri ini mencetak gol penentu kemenangan, meski baru tampil kurang dari sepuluh menit.

Tampil ngotot sepanjang pertandingan, setelah menciptakan sejumlah kans di babak pertama Diego Milito akhirnya memecahkan kebuntuan berkat sepasang golnya, sekaligus menyelamatkan Inter dari hasil negatif.

Pablo Osvaldo menjadi bintang di laga krusial kontra Udinese. Tidak hanya membuka keunggulan Roma, Osvaldo yang tampil tak kenal lelah membuka peluang Francesco Totti mencetak gol kedua di empat menit laga sisa.
PELATIH TERBAIK

Luis Enrique (AS Roma)

Debut Luis Enrique bersama AS Roma tidak mudah. Pelatih asal Spanyol ini kembali dibanjiri kritik atas kekalahan pekan lalu. Tapi, Enrique membuktikan I Giallorossi mampu bangkit dan pekan ini dengan segala kepercayaan dirinya untuk tidak mundur, mantan pelatih Barcelona B ini tidak hanya memberikan kemenangan, tapi membuka impian tampil di Liga Champions musim depan.


Cedera Hidung Leonardo Bonucci Diperiksa Hari Ini

Leonardo Bonucci - Juventus
Bek sentral Juventus, Leonardo Bonucci, dijadwalkan menjalani serangkaian tes pada Kamis (12/4) waktu Italia untuk memeriksa cedera patah hidung saat menghadapi Lazio.
Problem tersebut dialami Bonucci di menit-menit akhir laga karena berbenturan dengan Libor Kozak, yang akhirnya harus menerima kartu kuning kedua.
Hasil pemeriksaan pada hari ini akan menentukan apakah pemain belakang berusia 24 tahun itu perlu menjalani operasi atau tidak untuk memulihkan hidungnya.
Pertandingan di Juventus Stadium sendiri berakhir dengan kemenangan tuan rumah 2-1 yang sekaligus mengantar mereka kembali ke puncak klasifika Serie A.


Alessandro Del Piero Berharap Golnya Tentukan Scudetto

Alessandro Del Piero - Juventus
Alessandro Del Piero berharap gol pemasti kemenangan Juventus 2-1 atas Lazio yang dicetaknya dapat pula menentukan langkah Tim Zebra ke tangga juara Serie A Italia di akhir musim.

Tampil menggantikan Mirko Vucinic di menit ke-73 untuk melakoni laga kompetitif ke-700 dengan seragam Hitam-Putih, sembilan menit berselang Il Pinturicchio sukses mengoyak jala Federico Marchetti lewat sepakan bebasnya.
Sebelumnya kedua tim menutup babak pertama dengan skor imbang 1-1 setelah gol Stefano Mauri melenyapkan keunggulan Juve melalui Simone Pepe. Tripoin dari laga tersebut memastikan laskar Antonio Conte kembali bertengger di pucuk klasemen melewati AC Milan.

"Saya berharap gol ini pada akhirnya akan terbukti krusial dalam balapan menuju scudetto," ucap Del Piero kepada wartawan.

"Akan menjadi sebuah 'bunuh diri sepakbola' apabila  kami imbang atau kalah dalam laga ini setelah penampilan super di babak pertama. Kami akan berjuang hingga akhir. Milan tak akan menyerah, tapi kami pun demikian," imbuh striker 37 tahun itu.

"Sekarang ini semua tentang kemampuan untuk tetap tenang di tengah tekanan dan berjuang mengatasi keletihan. Kami merasa luar biasa dan fokus pada pertandingan selanjutnya," tegas sang legenda.

Kamis, 29 Maret 2012

Barcelona Berlatih Di Fasilitas Milik Inter Milan

Leo Messi - Barcelona
Aksi unjuk rasa besar-besaran di Spanyol yang memprotes reformasi pemerintah terkait ketenagakerjaan membuat rencana kepulangan Barcelona dari Italia pada Kamis (29/3) mesti tertunda.

Beruntung, jadwal latihan pasukan Pep Guardiola pada hari itu tidak ikut terbengkalai.

Blaugrana, yang sehari sebelumnya mencatat hasil imbang 0-0 kontra AC Milan di leg I perempat-final Liga Champions, mendapat tawaran untuk mempergunakan fasilitas latihan akademi milik rival sekota Rossoneri, Inter Milan, dan kesempatan itu tentu disambut positif.
Seperti dilansir laman resmi Inter, sesi latihan yang digelar The Catalans selama 90 menit di Centro Sportivo Giacinto Facchetti itu menarik perhatian lebih dari seribu fans.

Sayang, pusat perhatian utama seperti Lionel Messi, Xavi Hernandez, dan seluruh punggawa Barca yang turun dalam duel versus Milan tak begitu banyak beraksi dan hanya menyantap porsi latihan minor guna memulihkan kondisi.
Setelah sesi latihan kelar, direktur teknik Inter, Marco Branca, direktur olahraga Piero Ausilio, serta direktur akademi Roberto Samaden berbincang-bincang dengan direktur olahraga Barca, Andoni Zubizaretta, dan pelatih Pep Guardiola.

Sang entrenador berterima kasih atas tawaran Inter dan memuji fasilitas akademi Il Biscione serta kualitas lapangan yang digunakan untuk berlatih.

Silvio Berlusconi Resmi Presiden AC Milan Lagi

Silvio Berlusconi - Milan (Getty Images)
Silvio Berlusconi membeli AC Milan pada 1986 ketika tim tersebut nyaris bangkrut dan kemudian menjadikan Rossoneri sebagai salah satu tim dengan trofi terbanyak di dunia.

Namun, Berlusconi terpaksa mengundurkan diri sebagai presiden pada 2008 lalu ketika dia menjadi Perdana Mentri Italia. Tapi sekarang dia telah mundur dari ranah politik, dan kembali mengambilalih posisi presiden Rossoneri.
"Presiden Silvio Berlusconi telah kembali ke klubnya," demikian pernyataan Milan dalam laman resmi klub.

"Dewan klub hari ini menominasikannya sebagai presiden kehormatan."

Saat menjabat sebagai Perdana Mentri Italia, sebetulnya Berlusconi masih memegang peran penting di Milan, meski tugasnya dihibahkan kepada wakil presiden Adriano Galliani.

Baru-baru ini pria yang lahir pada 29 September 1936 menyatakan keinginannya kembali ke sepakbola dengan hadir di pertandingan Parma versus Milan di Stadio Tardini. Itu kali pertama Berlusconi hadir di stadion sejak menyaksikan partai final Liga Champions di Athena, 2007 silam.

Inter Sepakati Rencana Milan Menggunakan Rumput Hibrida

Leo Messi - Milan-Barcelona - Champions League
Kondisi rumput San Siro kembali menjadi perdebatan setelah Barcelona melayangkan protes resmi kepada UEFA karena kondisi lapangan dianggap tidak layak untuk menggelar pertandingan sepakbola.

Kedua klub yang menggunakan San Siro sebagai markas mereka, Inter dan AC Milan, sama-sama membayar mahal untuk menyambung rumput beberapa kali dalam setahun. Sayang, hal itu tidak cukup membuat kondisi lapangan selalu bagus, terutama jika digelar dua pertandingan dalam sepekan.
Beberapa saat lalu, Adriano Galliani mengungkapkan rencana pergantian rumput lapangan. Rencananya, mereka akan menggunakan rumput hibrida, di mana bagian bawah berbagan sintetis dan bagian atas merupakan rumput alami, seperti yang digunakan di kamp latihan Milanello.

"Kami terkedan dengan hipotesis ini. Sejauh yang kami perhatikan, ini memungkinan," ujar perwakilan Inter Pierfrancesco Barletta, dikutip Football Italia.

"Namun, kami perlu mempertimbangkan waktu yang tepat untuk mengubah lapangan," lanjutnya.

Terkait Rumput San Siro, UEFA Bela AC Milan

Sanchez & Abbiati - Milan-Barcelona - Champions League
Barcelona mengajukan komplain resmi kepada UEFA setelah ditahan tanpa gol oleh AC Milan pada leg pertama perempat-final Liga Champions, menganggap kondisi lapangan tidak layak digunakan. Pep Guardiola juga menilai kondisi rumput San Siro merusak gaya permainan Azulgrana.

"Lapangan di Milan berulang kali menjadi masalah karena iklim di dalam stadion dan tidak ada yang bisa dilakukan kedua klub," ujar perwakilan UEFA Giorgio Marchetti.
"Inter dan Milan mencoba memecahkan masalah dengan menyambung rumput, tapi konsekuensinya banyak pertandingan yang dimainkan di kondisi yang tidak ideal."

"Meski demikian, permukaan San Siro bisa diterima. Memang, ada perbedaan antara ideal dan bisa diterima," imbuh Marchetti.

"Semua orang tahu mengenai masalah ini dan saya tak tahu apakah bisa diselesaikan dengan cepat. Adriano Galliani bicara tentang tipe baru permukaan lapangan, tapi bukan hak kami mengatakan mana yang terbaik untuk stadion."

Lapangan San Siro kerap menjadi masalah sejak stadion ini dibangun untuk Piala Dunia 1990. Sirkulasi udara tidak berjalan dengan baik dan rumput tidak bisa tumbuh, jadi Milan dan Inter harus membayar mahal untuk mendapatkan rumpur dari Belanda hampir setiap pekan.

Soal Juventus, Valon Behrami Tetap Tenang

Valon Behrami - Fiorentina (Getty Images)
Valon Behrami menolak transfer ke Juventus pada Januari lalu, karena ketika itu dia mengaku tidak ingin menghancurkan Fiorentina dengan hijrah ke Turin.

Ternyata Bianconeri dikabarkan masih tertarik dengan pemain kelahiran 26 tahun silam, yang kini menolak berkomitmen jangka panjang dengan La Viola.
"Dulu ada peluang bergabung dengan Juventus pada Januari, tapi masa itu sudah tertutup. Saya tak pernah memikirkan lagi kemungkinan hengkang karena saya sangat bahagia, meski kami tidak meraih hasil bagus," beber pemain asal Swiss ini kepada Radio Blu.

"Saya merasa baik di sini dan hal yang sama bisa dikatakan tentang keluarga saya. Kita akan lihat ke depannya, itu juga tergantung siapa direktur olahraga Fiorentina yang baru."

"Yang jelas, saya memiliki rapor bagus dengan presiden Mario Cognigni," pungkas Behrami.

La Viola
saat ini terseok-seok di urutan 16 classifica Serie A Italia, hanya unggul enam poin dari zona degradasi.

Fernando Torres Tidak Diberi Kepercayaan Oleh Andre Villas-Boas

Champions League ,Fernando Torres,Salomon Kalou,SL Benfica v Chelsea
Fernando Torres kembali mendapat kepercayaan di bawah asuhan Roberto Di Matteo dan masuk dalam starting XI saat Chelsea berhadapan dengan Benfica dalam leg pertama perempat-final Liga Champions.

Torres memberikan assist untuk gol tunggal Salomon Kalou, yang juga tersisih saat Andre Villas-Boas masih menjadi manajer.
Antonio Sanz, dari manajemen Bahia Internacional, mengatakan: "Di bawah Villas-Boas dia tidak diperhitungkan, tapi kehadiran Di Matteo di bench kehilatannya dia kembali mendapatkan kepercayaan yang pantas didapat."

"Dia bermain hebat di Liga Champions di Lisbon, memberikan assist kepada Kalou."

Di bawah Villas-Boas selama lima bulan Torres tidak mampu mencetak gol, tapi sejak kedatangan Di Matteo El Nino mengakhiri puasa gol, mencetak dua gol ke gawang Leicester City di Piala FA.

Meski demikian, Torres masih terus dihubungkan dengan beberapa klub Italia seperti AS Roma dan Juventus. Mengenai masa depan eks penyerang Atletico Madrid itu, Sanz mengatakan: "Kami akan mengevaluasi masa depannya dalam beberapa bulan ke depan."

"Kompetisi Italia memiliki standar bagus, tapi saat ini tidak ada diskusi dengan Roma atau Juventus."


Maxi Lopez: Laju AC Milan Sulit Dihentikan

Maxi Lopez - Milan (Getty Images)
Jelang laga melawan Catania, Maxi Lopez yang baru mengenakan kostum AC Milan beberapa bulan lalu mengeluarkan isyarat dirinya tidak akan tampil setengah hati meski dia pernah berpetualang dengan tim Sicilia itu selama dua tahun.

"Catania sangat kuat mereka sedang berambisi menembus Eropa," kata Lopez.

"Resistensi kuat akan dihadapi Milan tetapi jika kami bisa meneruskan performa positif, Catania pasti bakal sengsara."

Sebastian Frey Tak Yakin Andrea Stramaccioni Hadirkan Perubahan

Andrea Stramaccioni - Inter
Sebastian Frey kembali menikmati petualangannya di sepakbola bersama Genoa namun pekan ini dia akan mendapat tes berat karena harus beraksi di Giuseppe Meazza menghadapi Inter.

Jelang laga melawan mantan timnya, Frey memacu semangat skuad Genoa untuk menghadirkan yang terbaik sekaligus menghadirkan rintangan keras bagi pelatih baru La Beneamata Andrea Stramaccioni.
Menurut pemain asal Prancis itu, Grifoni ada baiknya menerapkan strategi menunggu sebelum melancarkan serangan balik akurat yang menyakiti lawan dengan memanfaatkan kecepatan Palacio.

"Pertandingan pastinya bakal berjalan sulit, tetapi kami sudah menyiapkan diri," kata Frey.

"Inter jelas membutuhkan kemenangan dan ingin mewujudkannya di kandang sendiri. Mereka akan tampil menyerang dan kami berikan perlawanan."

"Tetapi saya rasa Stramaccioni tidak akan sanggup mengubah wajah Inter."
Milos Krasic - Juventus (Getty Images)
Milos Krasic menyatakan keinginannya meninggalkan Juventus di akhir musim setelah kesempatan tampil di bawah asuhan Antonio Conte terbatas.

Zenit St. Petersburg telah mengajukan tawaran pinjaman untuk Krasic pada transfer musim dingin, namun pemain 27 tahun ini menolaknya karena hanya ingin kepindahan secara permanen.
Kabarnya, juara Piala UEFA 2008 (sekarang Liga Europa) berencana mengajukan tawaran baru untuk Krasic di musim panas, namun eks bintang CSKA Moskwa ini memiliki rencana lain.

"Di akhir musim Milos sudah pasti akan meninggalkan Juventus. Pemain di usianya harus tampil
reguler," kata agen Dejan Joksimovic kepada Tuttosport.

"Saya bisa katakan setidaknya ada dua klub Rusia tertarik kepadanya, tapi jelas ini akan terjadi hanya jika dia ditawari gaji di atas rata-rata."

"Hanya kesepakatan menguntungkan yang akan mengembalikannya ke Rusia," tegas sang agen.

Gaizka Mendieta: Beradaptasi Dengan Sepakbola Italia Butuh Waktu

Mendieta
Ketika Gaizka Mendieta mendarat ke Italia dengan transfer senilai 75 miliar lira di tahun 2001, semua orang memprediksi Lazio telah melakukan langkah tepat. Tetapi harapan tersebut kandas.

Mendieta hanya tampil di 20 pertandingan tanpa sumbangan gol hingga label salah satu pemain mahal yang gagal di Serie A Italia pun melekat pada dirinya.
Dalam sebuah wawancara dengan Mana Mana Radio Sports, Mendieta menjelaskan sepakbola Spanyol berbeda dan dibutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk beradaptasi dengan sepakbola Italia dengan mengambil contoh kiprah Luis Enrique bersama AS Roma.

"Orang Spanyol membutuhkan adaptasi saat berpetualang di Italia. Kita ambil contoh Luis. Sulit baginya menerapkan gaya Barcelona di Italia," buka Mendieta.

"Pada awalnya dia pasti mendapat tekanan karena hasil yang kurang memuaskan tetapi saya berharap klub bersabar demi kebaikan Luis dan mereka sendiri."

"Yang harus Luis lakukan hanyalah konsisten dengan rencana kerja dan berharap sikap itu membawa ke hasil manis sekaligus menghadirkan trofi di Olimpico.

"Sepakbola Spanyol tidak bisa dibantah saat ini menempati urutan nomor satu di Eropa. Tetapi adaptasi memang dibutuhkan, ini hanya soal waktu."

Mendieta kemudian membicarakan Euro 2012 dan menyebut Italia sebagai salah satu tim favorit.

"Kesulitan besar selalu menghadang setiap berhadapan dengan Italia. Azzurri memiliki pemain dengan fisik hebat plus mental petarung," lanjutnya.

"Bagaimana jika laga antara Spanyol dan Italia harus diakhiri dengan adu penalti? Saya harap tidak! Tetapi jika memang diperlukan saya berdoa Spanyol yang menang."

Stefano Mauri Tak Sabar Beraksi Di Liga Champions

Stefano Mauri - Lazio (Getty Images)
Gelandang Lazio Stefano Mauri mengklaim pencapaian klub hingga detik ini telah melampaui harapan semua pihak dan dia berharap bisa mewujudkan ambisi lolos ke Liga Champions.

"Kinerja kami telah mengejutkan banyak orang. Musim lalu kami mendekat ke zona Liga Champions, sekarang saatnya mewujudkan ambisi," kata Mauri.
Mauri mengakui kemenangan Lazio pekan lalu atas Cagliari diraih melalui sebuah aksi yang jauh dari memuaskan.

"Menang dari Cagliari adalah signal penting. Saat itu aksi kami terbilang salah satu yang terburuk musim ini tetapi kami tetap mampu meraih tiga poin."

"Kami beruntung karena sejak menang di partai derby, kami belum menemukan permainan terbaik namun hal terpenting adalah kami menang."

"Masih ada sembilan laga tersisa, tetapi hitungan poin yang terpenting, bukan pertandingan."

"Pengalaman masa lalu harus dijadikan pelajaran, sekarang Lazio beradai di peringkat ketiga dan nasib tim berada di tangan kami sendiri."

"Rival kami ke kompetisi Eropa adalah Napoli dan Udinese. Roma dan Inter masih berpeluang meski tipis, tetapi harus diingat pula kedua tim tersebut sangat hebat, semuanya opsi masih bisa terjadi."

Mauri kemudian membicarakan masa depannya.

"Masa depan saya berada di Lazio, selalu Lazio. Saya menikmati mimpi bermain di Liga Champions dan tidak sabar untuk mewujudkan itu," tegasnya.

Miralem Pjanic Absen Lawan Novara?

Miralem Pjanic - Roma (Getty Images)
Pasca menderita kekalahan dari AC Milan, AS Roma langsung membidik angka penuh saat meladeni tantangan Novara akhir pekan ini.

Tiga poin dibutuhkan Giallorossi demi menjaga asa mengakhiri kompetisi di urutan tiga besar dan beraksi di Liga Champions musim depan.

Pertandingan antara AS Roma dan Novara akan digelar siang hari waktu setempat. Pelatih Luis Enrique mendapat kabar baik dan buruk jelang pertandingan.
Pablo Osvaldo dan Francesco Totti dikabarkan telah pulih dan sudah terlibat dalam sesi latihan tim.

Akan tetapi kabar buruk menghampiri, Miralem Pjanic dilaporkan meninggalkan sesi latihan lebih cepat karena mengalami masalah di area paha. Nasib Pjanic baru akan diputuskan setelah dia menjalani pemeriksaan lanjutan.

Cristian Ledesma: Mustahil Saya Gabung AS Roma

Cristian Ledesma - Lazio
Selalu menyenangkan bagi fans klub melihat pemain hebat dan loyal. Sebagai contoh sebut saja pilar Lazio Cristian Ledesma yang kini menjadi pemimpin dengan kostum Biancocelesti.

Ledesma bergabung ke Olimpico pada tahun 2006 dan sekarang dia menegaskan keinginan untuk mewujudkan mimpi tim berlaga di Liga Champions musim depan.
"Perinngkat tiga besar klasemen akhir Serie A Italia masih dalam jangkauan Lazio," tegas Ledesma.

"Sekarang tugas kami adalah memenangkan pertandingan sebanyak mungkin di sisa kompetisi untuk mewujudkan mimpi."

Ledesma kemudian memperlihatkan komitmen kuat pada klub dan mengaku senang dengan dukungan hebat dari fans.

"Saya tidak mungkin hijrah ke Roma. Saya mencintai warna ini dan menghormati dukungan hebat suporter," lanjutnya.

"Fans selalu memberikan dukungan besar dan menaruh kepercayaan tinggi meski tim berada dalam posisi sulit."

Sebuah kata-kata yang indah bagi fans Lazio namun mereka sekarang harus memikirkan laga tandang melawan Parma, kemudian dua partai penting melawan Napoli dan Juventus demi meraih tiket ke kompetisi Eropa.

Giovanni Cobolli Gigli: Marek Hamsik Pernah Ditawarkan Ke Juventus

Marek Hamsik & Edinson Cavani - Napoli (Getty Images)
Mantan presiden Juventus Giovanni Cobolli Gigli mengakui mereka pernah mengabaikan sodoran untuk mengikat bintang Napoli Marek Hamsik.

Hamsik merapat ke Napoli musim panas 2007 lalu dengan transfer senilai €5.5 juta, tetapi sebenarnya si Nyonya Tua mendapat kesempatan terlebih dahulu untuk membeli sang bintang.
"Setelah pertandingan kedua tim, presiden Brescia Gino Corioni makan siang bersama kami," Gigli membuka kisah pada Il Mattino.

"Saat itu dia mengatakan memiliki sebuah permata (Hamsik) dan dia ingin memberikannya pada kami."

"Tetapi beruntung bagi Napoli dan presiden Aurelio De Laurentiis, saat itu kami sikap kami ragu-ragu," jelasnya.

Rabu, 28 Maret 2012

Antonio Conte Diminati Tottenham Hotspur

Antonio Conte - Juventus
Kepiawaian Antonio Conte di balik kemudi Juventus musim ini mengundang keberminatan dari klub Liga Primer Inggris, Tottenham Hotspur, demikian laporan Tuttosport.
The Lilywhites memproyeksikan Conte sebagai kandidat penerus Harry Redknapp, yang diyakini bakal hengkang untuk menukangi timnas Inggris di akhir musim.

Namun begitu, Tuttosport menyatakan kemungkinan kubu White Hart Lane untuk menggaet pelatih 42 tahun itu amatlah tipis.
Kontrak Conte di Juventus Stadium memang hanya berlaku sampai 2013, tapi manajemen Bianconeri nyaris dipastikan bakal memperbaharui ikatan sang allenatore mengingat catatan apik tim musim ini.
Lagipula Conte sendiri diyakini ogah pergi meninggalkan Juve, klub yang pernah lama dibelanya ketika masih aktif bermain.
Ditarik dari Siena musim panas tahun lalu, Conte langsung membawa Juventus bangkit dan bersaing ketat dengan AC Milan di jalur scudetto hingga pekan ke-29 Serie A.
Selain itu, La Vecchia Signora pun diantarnya mencapai babak final Coppa Italia, versus Napoli, yang bakal digelar 20 Mei mendatang.




Mario Balotelli Doakan Yang Terbaik Buat Andrea Stramaccioni

Mario Balotelli
Mario Balotelli mengungkapkan alasan dirinya bertindak nyeleneh dengan menginterupsi sesi konferensi pers pelatih anyar Inter Milan, Andrea Stramaccioni.
Seperti diketahui, eks striker Nerazzurri yang kini berbaju Manchester City itu tiba-tiba saja ngeloyor masuk ke ruangan pers dan menyalami para ofisial Inter dan Stramaccioni yang tengah menjawab pertanyaan wartawan.

Super Mario mengaku hal tersebut dilakukannya sebagai simbol dukungan moril kepada sang bos muda agar dapat sukses mengemban tugas membangkitkan tim yang tengah terpuruk.
"Ini bukan waktu yang mudah bagi Inter, melihat hasil-hasil yang diharapkan tidak datang, tapi saya mengharapkan semua yang terbaik untuk Stramaccioni, seperti halnya yang saya lakukan untuk mantan rekan-rekan setim saya," papar sosok yang memang terkenal kontroversial ini kepada Inter Channel.
Penyerang timnas Italia berdarah Ghana ini kemudian membicarakan seputar klubnya saat ini, City, yang tengah tertinggal tiga poin dari Manchester United dalam persaingan menuju juara Liga Primer Inggris.
"Kami tim kuat yang masih berpeluang memenangi Premier League. Kami tengah mengalami sedikit penurunan performa dan sejumlah ketidakpastian, tapi hal-hal seperti ini dapat terjadi di sebuah musim kompetisi," tuturnya.
Balotelli sengaja mengunjungi kompleks latihan Inter di Appiano Gentile untuk menyapa para eks rekan seklubnya, khususnya Joel Obi yang merupakan kawan baiknya. Setelahnya kedua sahabat itu dikabarkan bersantap malam bersama.




Ernesto Paolillo: Andrea Stramaccioni Ingatkan Saya Pada Jose Mourinho

Andrea Stramaccioni - Inter

General manager Inter Milan, Ernesto Paolillo, melihat adanya kemiripan antara pelatih baru Andrea Stramaccioni dan Jose Mourinho, eks bos Nerazzurri yang memberikan kejayaan di dua tahun kepemimpinannya (2008-10) sebelum hijrah ke Real Madrid.
Stramaccioni, yang baru berusia 36 tahun, didaulat mengisi tempat Claudio Ranieri yang mesti pasrah di-PHK akibat serentetan hasil jelek yang membuat Il Biscione terdampar di posisi delapan, berselisih tujuh angka dari zona Eropa.

"Dalam hal mempelajari lawan dengan sangat detail, dia benar-benar mengingatkan saya pada Mourinho, tapi tentunya setiap orang memiliki karakteristik sendiri," ucap Paolillo kepada Radio Calciomercato.
"Saya melihatnya rajin bekerja pada situasi-situasi spesifik. Dia sama sekali tak mengandalkan keberuntungan."
"Akankah dia bertahan musim depan? Itu yang kami semua harapkan, terutama sang presiden [Massimo Moratti]," tandas Paolillo.
Stramaccioni mencuri perhatian setelah mengantarkan tim Primavera Inter menjuarai ajang NextGen Series, kompetisi junior antarklub Eropa berformat seperti Liga Champions, dengan menumbangkan Ajax lewat adu penalti.


Alessandro Nesta: Saya Terpaksa Hijrah Ke AC Milan

Alessandro Nesta - Milan (Getty Images)

Alessandro Nesta masih menyesalkan proses kepindahan dirinya dari Lazio ke AC Milan. Menurutnya, cepatnya proses tersebut mengakibatkan fans menganggapnya sebagai seorang pengkhianat.
Mantan bintang internasional Italia pernah menjadi pahlawan pujaan Biancocelesti sebelum klub memutuskan melepasnya ke kubu Rossoneri, 2002 lalu. Namun, pendukung Lazio berbalik memusuhinya ketika dia hijrah ke San Siro.

Nesta mengaku tidak punya pilihan lain untuk membantu klub yang saat itu menghadapi masalah keuangan. Meski demikian, dia menyayangkan sikap manajemen Lazio yang secara tidak langsung memaksanya menyetujui kesepakatan tersebut.
“Saat itu saya tidak ingin pergi tapi klub harus mendapatkan uang tunai dan semua itu berjalan begitu cepat sehingga saya tidak sempat mengambil keputusan,” papar Nesta kepada Sky Sport Italia.
“Saya layak mendapat respek lebih.”
“Menyakitkan karena saya diperlakukan seperti seorang pengkhianat, karena kebenaran akhirnya terungkap bahwa Lazio tengah dililit hutang dan harus melepas pemain.”
“Saya masih ingat hari itu seolah baru terjadi kemarin. Kami sedang berlatih di Formello dan Massimo Cragnotti [anak mantan presiden Sergio] memanggil kami semua karena salah satu pemain harus dijual.”
“Dia menyerahkan telepon kepada saya dan mengatakan bahwa saya harus menyetujui [transfer] itu karena Lazio membutuhkan uang.”
“Dia bahkan tidak memberi saya waktu untuk membereskan barang-barang saya karena saya harus mengejar pesawat ke Milan.”
Kendati demikian, Nesta toh mendapatkan akhir bahagia, di mana dirinya telah merengkuh dua gelar Liga Champions dan dua Scudetto bersama Il Diavolo.




Agen: Mauro Zarate Masih Cinta Lazio

Mauro Zarate - Inter (Getty Images)
Kendati beberapa kali terlibat konflik dengan pelatih Lazio, Edy Reja, dan akhirnya dilego dengan status pinjaman ke Inter Milan jelang deadline bursa musim panas tahun lalu, Mauro Zarate ternyata masih memendam keinginan kembali ke Olimpico.
Diungkapkan kakak sekaligus agen sang pemain, Sergio Zarate, striker asal Argentina itu masih mencintai Gli Aquilotti. Tetapi, harapan Zarate untuk pulang saat masa peminjamannya di Giuseppe Meazza berakhir belum tentu terwujud.

Pasalnya, Lazio sendiri belum menunjukkan sinyal kesediaan menerima Zarate kembali. Manajemen Inter pun kemungkinan besar ogah mempermanenkan statusnya karena ia gagal memenuhi ekspektasi.
"Untuk saat ini sulit mengatakan apa masa depan Mauro," kata Sergio kepada Radio Mana Mana.
"Mauro masih mencintai Lazio dan akan senang kembali dan bertahan di Kota Roma. Jika Inter tidak mempergunakan opsi mereka, dia akan senang melanjutkan karier di Lazio."
Pemain 25 tahun itu sebelumnya sudah terang-terangan menyatakan ketidakbetahan di Inter. Akhir pekan lalu Zarate lewat akun Twitter pribadinya menegaskan, "Semua ini akan segera berakhir!"


Gian Piero Gasperini Ogah Tanggapi Kritikan Massimo Moratti

Gian Piero Gasperini - Inter (Getty Images)
Gian Piero Gasperini tak mau memberikan respons atas serangan kritik yang dilancarkan presiden Inter Milan, Massimo Moratti.
Moratti terang-terangan menyalahkan Gasperini sebagai biang keladi kemerosotan La Beneamata pada kompetisi 2011/12 ini.
"Dia mengacaukan segalanya," tukas pebisnis minyak itu seusai menunjuk Andrea Stramaccioni sebagai pelatih ketiga Inter musim ini.

"Dia membawa keluar determinasi dari klub ini dan terus-terusan mengeluh tentang para pemain."
Gasperini, yang didapuk menggantikan Leonardo pada awal musim tapi langsung didepak pada September, ogah terlibat dalam perang kata-kata dengan Moratti, setidaknya untuk saat ini.

"Saya tak mau berkomentar. Saya akan berbicara saat waktunya tepat," ucap eks bos Genoa ini.

Inter, yang sudah terlempar dari Liga Champions dan Coppa Italia, saat ini menduduki posisi delapan klasemen Serie A, tertinggal tujuh angka dari slot terakhir ke kancah Eropa musim depan.


Emiliano Viviano: Masa Depan Saya Tergantung Inter Milan

Emiliano Viviano - Palermo (Getty Images)
Kiper Palermo, Emiliano Viviano, mengaku keputusan soal masa depannya, apakah akan kembali ke Inter Milan atau tidak, pada akhir musim sepenuhnya terletak di tangan klub beralias Nerazzurri itu.

Inter mengamankan servis Viviano dari Bologna lewat lelang buta pada musim panas. Tapi, setelah sang portiere menghabiskan setengah awal musim 2011/12 di ruang terapi akibat cedera ligamen lutut, mereka memutuskan menjual setengah hak kepemilikannya kepada Palermo pada mercato Januari.
Kendati demikian, Inter memiliki opsi untuk menariknya kembali ke Appiano Gentile saat musim ini berakhir. Viviano pun berniat menyakinkan kubu La Beneamata dengan menyuguhkan performa positif di bawah mistar L'Aquile.

"Masa depan saya tidak tergantung pada saya karena Inter yang akan membuat keputusan apakah akan menarik saya lagi pada Juni," kata Viviano kepada Il Corriere dello Sport.

"Yang bisa saya lakukan hanyalah berusaha membentuk penilaian mereka dengan bermain baik untuk Palermo," imbuhnya.

AC Milan Paksa Barcelona Raih Hasil Imbang

Lionel Messi and Robinho - Ac Milan-Barcelona (Getty Images)

AC Milan jelas tidak ingin kehilangan muka di hadapan pendukungnya sendiri. Anak-anak asuh Massimiliano Allegri bermain cukup disiplin membendung pergerakan para punggawa Barcelona, terutama Lionel Messi.
Kendati menampilkan permainan atraktif di babak pertama, baik Milan maupun Barca tidak mampu melakukan finishing yang tepat untuk mencuri keunggulan di San Siro.
Tim tuan rumah langsung mendapat peluang bagus ketika laga baru berjalan dua menit. Tendangan Kevin Prince-Boateng sempat membentur pemain bertahan Barcelona sebelum bola disambut Zlatan Ibrahimovic lewat tandukan kepala serta mengarahkannya kepada Robinho, yang lolos dari kawalan. Sayang, tendangan Robinho masih melambung di atas mistar gawang.
Di tengah laga, pasukan Azulgrana mulai menampilkan permainan khasnya dengan menguasai bola. Messi sempat berupaya melakukan umpan satu-dua dengan Alexis Sanchez di dalam kotak penalti. Akan tetapi, bola berhasil dipotong oleh pemain bertahan Milan.
Sanchez sempat menuntut hadiah penalti beberapa menit kemudian ketika dirinya dijatuhkan Christian Abbiati di kotak terlarang. Namun, wasit rupanya tidak melihat hal itu sebagai sebuah pelanggaran dan meneruskan jalannya laga, kendati Sanchez sempat beberapa kali mempertanyakan keputusannya.
Gawang Abbiati sebenarnya sempat jebol oleh Messi di menit ke-18. Akan tetapi, wasit menganulir gol tersebut karena posisi pemain terbaik dunia ini sudah offside ketika menerima umpan dari Dani Alves.
Gawang Victor Valdes juga bukannya aman dari ancaman tuan rumah. Ibra berpeluang emas membawa Rossoneri unggul atas klub lamanya usai menerima umpan dari Clarence Seedorf dan melepaskan tendangan ke arah Valdes. Namun, bola terlalu pelan hingga memudahkan Valdes untuk menyelamatkan gawangnya. Alhasil, skor kacamata tidak berubah hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Milan mulai mengembangkan permainan dan semakin sering memberi tekanan ke kubu El Barca, kendati peluang mereka belum juga membuahkan gol.
Allegri memutuskan menurunkan Stephan El Shaarawy menggantikan Robinho beberapa menit setelah laga berjalan. El Shaarawy sempat membuka peluang Milan mencuri gol ketika umpan lambungnya tertuju kepada Nocerino, yang langsung melepaskan umpan silang. Sayangnya, bola masih berhasil diblok lini bertahan Barca.
Tidak terlalu banyak peluang berarti yang terjadi di babak kedua. Permainan tiki taka Azulgrana pun belum mampu menjebol pertahanan Milan secara maksimal serta merobek jala gawang Abbiati.
Peluang terbaik El Barca agaknya lahir di penghujung laga ketika bola hasil tendangan Messi berhasil diblok Abbiati, namun bola rebound berhasil dijangkau Cristian Tello, yang masuk menggantikan Andres Iniesta. Sepakan Tello sebenarnya sudah terarah dengan baik, namun peluang emas itu berhasil digagalkan oleh Luca Antonini.
Tak ayal, laga balasan di Camp Nou 4 April mendatang menjadi pertarungan hidup mati antara raksasa Spanyol dan Italia.

Musim Davide Moscardelli Berakhir

Davide Moscardelli - Chievo (Getty Images)
Striker Davide Moscardelli dipastikan tak akan lagi ambil bagian dalam sisa sembilan pertandingan Chievo Verona di Serie A musim ini.

Terpaksa ditarik keluar saat baru merumput selama 20 menit sebagai pemain pengganti dalam hasil imbang 1-1 kontra Siena weekend lalu, hasil tes menunjukkan cedera yang diderita Moscardelli serius.
Pemegang paspor Italia kelahiran Belgia itu mengalami putus tendon di otot aduktor pada paha kirinya dan divonis absen selama dua bulan.

Dengan giornata pamungkas Serie A dijadwalkan pada pertengahan Mei, itu berarti pemain 32 tahun tersebut tak dapat merumput lagi musim ini.

Moscardelli pada musim 2011/12 ini telah mengoleksi 24 laga Serie A dan mengemas empat gol.

Stevan Jovetic Ingin Gantikan Alessandro Del Piero

Stevan Jovetic - Fiorentina
Stevan Jovetic telah meneken kontrak baru awal musim ini, tapi dia dikabarkan akan berupaya pindah ke Juventus.

Mengutip sumber di kubu La Viola, Tuttosport mengabarkan Jovetic ingin berlaga di Liga Champions pada musim depan. Alasan lain, pemain asal Montenegro itu ingin menggantikan Alessandro Del Piero di Turin.

Jovetic tidak akan merespon pendekatan dari klub lain, utamanya Chelsea -- yang akan mencoba memboyongnya musim panas mendatang.

Sejauh ini belum ada respon dari Bianconeri, meski tim asuhan Antonio Conte itu akan belanja pada musim panas mendatang untuk memperkuat diri demi menghadapi Liga Champions.

Luis Muriel Tak Akan Tinggalkan Udinese

Luis Muriel - Lecce (Getty Images)
Helmuth Wennin, agen Luis Muriel, mengatakan kliennya tidak akan meninggalkan Udinese dan merumput bersama Arsenal atau AC Milan musim depan.

"Tidak ada pendekatan serius dari Arsenal. Yang ada hanya rumor," ujar Wennin kepada calciomercatoweb.it

Muriel, pemain asal Kolombia berusia 20 tahun, kini dipinjamkan Udinese ke Lecce. Muriel tampil gemilang, dan dijuluki Cristiano Ronaldo dari Kolombia.
Pers Italia memberitakan Milan dan Arsenal menginginkannya, tapi keduanya belum melakukan pendekatan.

"Saya juga ragu Milan menginginkannya, dan Muriel hanya ingin fokus untuk Lecce," lanjut Wennin.

Menurut Wennin, masa depan Muriel di Udinese, tim yang meminjamkannya ke Lecce. Ia yakin Udinese tidak akan melepasnya.

Barca Tak Bisa Buat Gol, Pep Guardiola Kecewa

Pep Guardiola - Barcelona
Pelatih Barcelona Pep Guardiola menyadari kualitas yang dimiliki oleh AC Milan saat keduanya bertemu di leg pertama babak perempat-final Liga Champions.

Namun demikian Pep tak bisa menampik hasil imbang tanpa gol di kandang Milan ini cukup ia sesalkan. Hasil ini menjadi hal yang janggal buatnya karena anak asuhnya gagal untuk memecahkan kebuntuan pertahanan tim lawan.
"Kami memahami kualitas yang dimiliki Milan tetapi tidak bisa mencetak gol tandang menjadi sedikit menyakitkan buat kami," kata Pep kepada televisi Italia usai pertandingan.

Dalam kesempatan tersebut, Pep juga sempat menyinggung soal kondisi lapangan di San Siro yang licin. Ia mengaku situasi itu membuat anak asuhnya menjadi sulit untuk mengembangkan permainan.

"Memang selalu menyenangkan bermain di San Siro. Tetapi sedikit memalukan saja karena lapangan ini tak cocok untuk laga sepakbola. Inter [Milan] dan Milan keduanya patut memiliki permukaan lapangan yang lebih baik lagi."

Zlatan Ibrahimovic: Ini Hasil Sangat Bagus Buat Kami

Zlatan Ibrahimovic - Milan-Barcelona - Champions League
Striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic merasa cukup puas dengan hasil imbang tanpa gol melawan Barcelona di leg pertama babak perempat-final Liga Champions di San Siro dinihari tadi.

Dalam laga tersebut pemain tim nasional Swedia ini sempat membuang sebuah peluang untuk mencetak gol ke bekas klubnya. Namun demikian Ibra tetap senang dan ia masih memiliki semangat yang bagus untuk menatap laga kedua di Camp Nou pekan depan.
"Kami memiliki sejumlah peluang tetapi sayangnya kami tak bisa memanfaatkannya menjadi gol," kata Ibra kepada laman Sky Sport 24 usai pertandingan.

"Meski demikian menurut saya hasil ini sangat bagus buat kami. Saya optimistis untuk menghadapi laga leg kedua nanti."

Lionel Messi Mandul, Urby Emanuelson Gembira

Urby Emanuelson - Milan (Getty Images)
Gelandang AC Milan Urby Emanuelson merasa senang setelah rekan satu timnya berhasil mematikan ruang gerak pemain bintang Barcelona Lionel Messi.

Penjagaan yang ekstra itu berhasil memaksa pemain tim nasional Argentina itu tak mampu menambah catatan 12 gol yang telah diraihnya di ajang Liga Champions musim ini. Hasilnya, laga leg pertama babak perempat-final Liga Champions di San Siro antara Milan dan Barca harus berakhir dengan skor 0-0.
"Messi selalu bermain sebagaimana mestinya. Dia selalu berbahaya dan tak pernah bermain buruk," kata pemain tim nasional Belanda ini usai pertandingan.

"Jadi kami senang bisa membuatnya tak mampu mencetak gol dalam pertandingan kali ini."

Terkait dengan penampilannya, Emanuelson mengaku agak sedikit tak beruntung. Dalam laga ini ia bermain sebagai pengganti dari Kevin-Prince Boateng di pertengahan babak kedua.

"Penampilan saya sedikit kurang beruntung. Di awal aksi di lapangan saya harusnya bisa mencetak gol tetapi masih gagal. Itu semua memang bisa terjadi," ujarnya.

"Saya paham itu menjadi momentum yang sangat penting tetapi apa yang bisa saya lakukan selepas pertandingan ini? Jadi mari kita berusaha untuk tampil lebih baik di lain waktu."

Carles Puyol Tegaskan Tekad Untuk Singkirkan Milan

Carles Puyol - Barcelona
Bek Barcelona Carles Puyol menegaskan tekadnya untuk menyingkirkan AC Milan dari pentas Liga Champions. Tekad ini disampaikan setelah Barca meraih hasil imbang tanpa gol saat tampil di San Siro pada leg pertama babak perempat-final.

Puyol meyakini penampilan pekan depan di kandang sendiri akan memberikan keuntungan bagi Barca untuk lolos ke babak berikutnya. Ia juga senang dengan hasil yang telah didapat dari leg pertama ini.
"Di leg kedua kami harus berusaha untuk menang seperti yang selalu kami lakukan dan kami memiliki keuntungan untuk melakukan itu di kandang kami sendiri," ujar Puyol usai pertandingan.

"Jika kami ingin lolos ke babak berikutnya, tentunya kami harus bisa tampil dalam permainan yang sempurna."