Kamis, 29 Maret 2012

Barcelona Berlatih Di Fasilitas Milik Inter Milan

Leo Messi - Barcelona
Aksi unjuk rasa besar-besaran di Spanyol yang memprotes reformasi pemerintah terkait ketenagakerjaan membuat rencana kepulangan Barcelona dari Italia pada Kamis (29/3) mesti tertunda.

Beruntung, jadwal latihan pasukan Pep Guardiola pada hari itu tidak ikut terbengkalai.

Blaugrana, yang sehari sebelumnya mencatat hasil imbang 0-0 kontra AC Milan di leg I perempat-final Liga Champions, mendapat tawaran untuk mempergunakan fasilitas latihan akademi milik rival sekota Rossoneri, Inter Milan, dan kesempatan itu tentu disambut positif.
Seperti dilansir laman resmi Inter, sesi latihan yang digelar The Catalans selama 90 menit di Centro Sportivo Giacinto Facchetti itu menarik perhatian lebih dari seribu fans.

Sayang, pusat perhatian utama seperti Lionel Messi, Xavi Hernandez, dan seluruh punggawa Barca yang turun dalam duel versus Milan tak begitu banyak beraksi dan hanya menyantap porsi latihan minor guna memulihkan kondisi.
Setelah sesi latihan kelar, direktur teknik Inter, Marco Branca, direktur olahraga Piero Ausilio, serta direktur akademi Roberto Samaden berbincang-bincang dengan direktur olahraga Barca, Andoni Zubizaretta, dan pelatih Pep Guardiola.

Sang entrenador berterima kasih atas tawaran Inter dan memuji fasilitas akademi Il Biscione serta kualitas lapangan yang digunakan untuk berlatih.

Silvio Berlusconi Resmi Presiden AC Milan Lagi

Silvio Berlusconi - Milan (Getty Images)
Silvio Berlusconi membeli AC Milan pada 1986 ketika tim tersebut nyaris bangkrut dan kemudian menjadikan Rossoneri sebagai salah satu tim dengan trofi terbanyak di dunia.

Namun, Berlusconi terpaksa mengundurkan diri sebagai presiden pada 2008 lalu ketika dia menjadi Perdana Mentri Italia. Tapi sekarang dia telah mundur dari ranah politik, dan kembali mengambilalih posisi presiden Rossoneri.
"Presiden Silvio Berlusconi telah kembali ke klubnya," demikian pernyataan Milan dalam laman resmi klub.

"Dewan klub hari ini menominasikannya sebagai presiden kehormatan."

Saat menjabat sebagai Perdana Mentri Italia, sebetulnya Berlusconi masih memegang peran penting di Milan, meski tugasnya dihibahkan kepada wakil presiden Adriano Galliani.

Baru-baru ini pria yang lahir pada 29 September 1936 menyatakan keinginannya kembali ke sepakbola dengan hadir di pertandingan Parma versus Milan di Stadio Tardini. Itu kali pertama Berlusconi hadir di stadion sejak menyaksikan partai final Liga Champions di Athena, 2007 silam.

Inter Sepakati Rencana Milan Menggunakan Rumput Hibrida

Leo Messi - Milan-Barcelona - Champions League
Kondisi rumput San Siro kembali menjadi perdebatan setelah Barcelona melayangkan protes resmi kepada UEFA karena kondisi lapangan dianggap tidak layak untuk menggelar pertandingan sepakbola.

Kedua klub yang menggunakan San Siro sebagai markas mereka, Inter dan AC Milan, sama-sama membayar mahal untuk menyambung rumput beberapa kali dalam setahun. Sayang, hal itu tidak cukup membuat kondisi lapangan selalu bagus, terutama jika digelar dua pertandingan dalam sepekan.
Beberapa saat lalu, Adriano Galliani mengungkapkan rencana pergantian rumput lapangan. Rencananya, mereka akan menggunakan rumput hibrida, di mana bagian bawah berbagan sintetis dan bagian atas merupakan rumput alami, seperti yang digunakan di kamp latihan Milanello.

"Kami terkedan dengan hipotesis ini. Sejauh yang kami perhatikan, ini memungkinan," ujar perwakilan Inter Pierfrancesco Barletta, dikutip Football Italia.

"Namun, kami perlu mempertimbangkan waktu yang tepat untuk mengubah lapangan," lanjutnya.

Terkait Rumput San Siro, UEFA Bela AC Milan

Sanchez & Abbiati - Milan-Barcelona - Champions League
Barcelona mengajukan komplain resmi kepada UEFA setelah ditahan tanpa gol oleh AC Milan pada leg pertama perempat-final Liga Champions, menganggap kondisi lapangan tidak layak digunakan. Pep Guardiola juga menilai kondisi rumput San Siro merusak gaya permainan Azulgrana.

"Lapangan di Milan berulang kali menjadi masalah karena iklim di dalam stadion dan tidak ada yang bisa dilakukan kedua klub," ujar perwakilan UEFA Giorgio Marchetti.
"Inter dan Milan mencoba memecahkan masalah dengan menyambung rumput, tapi konsekuensinya banyak pertandingan yang dimainkan di kondisi yang tidak ideal."

"Meski demikian, permukaan San Siro bisa diterima. Memang, ada perbedaan antara ideal dan bisa diterima," imbuh Marchetti.

"Semua orang tahu mengenai masalah ini dan saya tak tahu apakah bisa diselesaikan dengan cepat. Adriano Galliani bicara tentang tipe baru permukaan lapangan, tapi bukan hak kami mengatakan mana yang terbaik untuk stadion."

Lapangan San Siro kerap menjadi masalah sejak stadion ini dibangun untuk Piala Dunia 1990. Sirkulasi udara tidak berjalan dengan baik dan rumput tidak bisa tumbuh, jadi Milan dan Inter harus membayar mahal untuk mendapatkan rumpur dari Belanda hampir setiap pekan.

Soal Juventus, Valon Behrami Tetap Tenang

Valon Behrami - Fiorentina (Getty Images)
Valon Behrami menolak transfer ke Juventus pada Januari lalu, karena ketika itu dia mengaku tidak ingin menghancurkan Fiorentina dengan hijrah ke Turin.

Ternyata Bianconeri dikabarkan masih tertarik dengan pemain kelahiran 26 tahun silam, yang kini menolak berkomitmen jangka panjang dengan La Viola.
"Dulu ada peluang bergabung dengan Juventus pada Januari, tapi masa itu sudah tertutup. Saya tak pernah memikirkan lagi kemungkinan hengkang karena saya sangat bahagia, meski kami tidak meraih hasil bagus," beber pemain asal Swiss ini kepada Radio Blu.

"Saya merasa baik di sini dan hal yang sama bisa dikatakan tentang keluarga saya. Kita akan lihat ke depannya, itu juga tergantung siapa direktur olahraga Fiorentina yang baru."

"Yang jelas, saya memiliki rapor bagus dengan presiden Mario Cognigni," pungkas Behrami.

La Viola
saat ini terseok-seok di urutan 16 classifica Serie A Italia, hanya unggul enam poin dari zona degradasi.

Fernando Torres Tidak Diberi Kepercayaan Oleh Andre Villas-Boas

Champions League ,Fernando Torres,Salomon Kalou,SL Benfica v Chelsea
Fernando Torres kembali mendapat kepercayaan di bawah asuhan Roberto Di Matteo dan masuk dalam starting XI saat Chelsea berhadapan dengan Benfica dalam leg pertama perempat-final Liga Champions.

Torres memberikan assist untuk gol tunggal Salomon Kalou, yang juga tersisih saat Andre Villas-Boas masih menjadi manajer.
Antonio Sanz, dari manajemen Bahia Internacional, mengatakan: "Di bawah Villas-Boas dia tidak diperhitungkan, tapi kehadiran Di Matteo di bench kehilatannya dia kembali mendapatkan kepercayaan yang pantas didapat."

"Dia bermain hebat di Liga Champions di Lisbon, memberikan assist kepada Kalou."

Di bawah Villas-Boas selama lima bulan Torres tidak mampu mencetak gol, tapi sejak kedatangan Di Matteo El Nino mengakhiri puasa gol, mencetak dua gol ke gawang Leicester City di Piala FA.

Meski demikian, Torres masih terus dihubungkan dengan beberapa klub Italia seperti AS Roma dan Juventus. Mengenai masa depan eks penyerang Atletico Madrid itu, Sanz mengatakan: "Kami akan mengevaluasi masa depannya dalam beberapa bulan ke depan."

"Kompetisi Italia memiliki standar bagus, tapi saat ini tidak ada diskusi dengan Roma atau Juventus."


Maxi Lopez: Laju AC Milan Sulit Dihentikan

Maxi Lopez - Milan (Getty Images)
Jelang laga melawan Catania, Maxi Lopez yang baru mengenakan kostum AC Milan beberapa bulan lalu mengeluarkan isyarat dirinya tidak akan tampil setengah hati meski dia pernah berpetualang dengan tim Sicilia itu selama dua tahun.

"Catania sangat kuat mereka sedang berambisi menembus Eropa," kata Lopez.

"Resistensi kuat akan dihadapi Milan tetapi jika kami bisa meneruskan performa positif, Catania pasti bakal sengsara."

Sebastian Frey Tak Yakin Andrea Stramaccioni Hadirkan Perubahan

Andrea Stramaccioni - Inter
Sebastian Frey kembali menikmati petualangannya di sepakbola bersama Genoa namun pekan ini dia akan mendapat tes berat karena harus beraksi di Giuseppe Meazza menghadapi Inter.

Jelang laga melawan mantan timnya, Frey memacu semangat skuad Genoa untuk menghadirkan yang terbaik sekaligus menghadirkan rintangan keras bagi pelatih baru La Beneamata Andrea Stramaccioni.
Menurut pemain asal Prancis itu, Grifoni ada baiknya menerapkan strategi menunggu sebelum melancarkan serangan balik akurat yang menyakiti lawan dengan memanfaatkan kecepatan Palacio.

"Pertandingan pastinya bakal berjalan sulit, tetapi kami sudah menyiapkan diri," kata Frey.

"Inter jelas membutuhkan kemenangan dan ingin mewujudkannya di kandang sendiri. Mereka akan tampil menyerang dan kami berikan perlawanan."

"Tetapi saya rasa Stramaccioni tidak akan sanggup mengubah wajah Inter."
Milos Krasic - Juventus (Getty Images)
Milos Krasic menyatakan keinginannya meninggalkan Juventus di akhir musim setelah kesempatan tampil di bawah asuhan Antonio Conte terbatas.

Zenit St. Petersburg telah mengajukan tawaran pinjaman untuk Krasic pada transfer musim dingin, namun pemain 27 tahun ini menolaknya karena hanya ingin kepindahan secara permanen.
Kabarnya, juara Piala UEFA 2008 (sekarang Liga Europa) berencana mengajukan tawaran baru untuk Krasic di musim panas, namun eks bintang CSKA Moskwa ini memiliki rencana lain.

"Di akhir musim Milos sudah pasti akan meninggalkan Juventus. Pemain di usianya harus tampil
reguler," kata agen Dejan Joksimovic kepada Tuttosport.

"Saya bisa katakan setidaknya ada dua klub Rusia tertarik kepadanya, tapi jelas ini akan terjadi hanya jika dia ditawari gaji di atas rata-rata."

"Hanya kesepakatan menguntungkan yang akan mengembalikannya ke Rusia," tegas sang agen.

Gaizka Mendieta: Beradaptasi Dengan Sepakbola Italia Butuh Waktu

Mendieta
Ketika Gaizka Mendieta mendarat ke Italia dengan transfer senilai 75 miliar lira di tahun 2001, semua orang memprediksi Lazio telah melakukan langkah tepat. Tetapi harapan tersebut kandas.

Mendieta hanya tampil di 20 pertandingan tanpa sumbangan gol hingga label salah satu pemain mahal yang gagal di Serie A Italia pun melekat pada dirinya.
Dalam sebuah wawancara dengan Mana Mana Radio Sports, Mendieta menjelaskan sepakbola Spanyol berbeda dan dibutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk beradaptasi dengan sepakbola Italia dengan mengambil contoh kiprah Luis Enrique bersama AS Roma.

"Orang Spanyol membutuhkan adaptasi saat berpetualang di Italia. Kita ambil contoh Luis. Sulit baginya menerapkan gaya Barcelona di Italia," buka Mendieta.

"Pada awalnya dia pasti mendapat tekanan karena hasil yang kurang memuaskan tetapi saya berharap klub bersabar demi kebaikan Luis dan mereka sendiri."

"Yang harus Luis lakukan hanyalah konsisten dengan rencana kerja dan berharap sikap itu membawa ke hasil manis sekaligus menghadirkan trofi di Olimpico.

"Sepakbola Spanyol tidak bisa dibantah saat ini menempati urutan nomor satu di Eropa. Tetapi adaptasi memang dibutuhkan, ini hanya soal waktu."

Mendieta kemudian membicarakan Euro 2012 dan menyebut Italia sebagai salah satu tim favorit.

"Kesulitan besar selalu menghadang setiap berhadapan dengan Italia. Azzurri memiliki pemain dengan fisik hebat plus mental petarung," lanjutnya.

"Bagaimana jika laga antara Spanyol dan Italia harus diakhiri dengan adu penalti? Saya harap tidak! Tetapi jika memang diperlukan saya berdoa Spanyol yang menang."

Stefano Mauri Tak Sabar Beraksi Di Liga Champions

Stefano Mauri - Lazio (Getty Images)
Gelandang Lazio Stefano Mauri mengklaim pencapaian klub hingga detik ini telah melampaui harapan semua pihak dan dia berharap bisa mewujudkan ambisi lolos ke Liga Champions.

"Kinerja kami telah mengejutkan banyak orang. Musim lalu kami mendekat ke zona Liga Champions, sekarang saatnya mewujudkan ambisi," kata Mauri.
Mauri mengakui kemenangan Lazio pekan lalu atas Cagliari diraih melalui sebuah aksi yang jauh dari memuaskan.

"Menang dari Cagliari adalah signal penting. Saat itu aksi kami terbilang salah satu yang terburuk musim ini tetapi kami tetap mampu meraih tiga poin."

"Kami beruntung karena sejak menang di partai derby, kami belum menemukan permainan terbaik namun hal terpenting adalah kami menang."

"Masih ada sembilan laga tersisa, tetapi hitungan poin yang terpenting, bukan pertandingan."

"Pengalaman masa lalu harus dijadikan pelajaran, sekarang Lazio beradai di peringkat ketiga dan nasib tim berada di tangan kami sendiri."

"Rival kami ke kompetisi Eropa adalah Napoli dan Udinese. Roma dan Inter masih berpeluang meski tipis, tetapi harus diingat pula kedua tim tersebut sangat hebat, semuanya opsi masih bisa terjadi."

Mauri kemudian membicarakan masa depannya.

"Masa depan saya berada di Lazio, selalu Lazio. Saya menikmati mimpi bermain di Liga Champions dan tidak sabar untuk mewujudkan itu," tegasnya.

Miralem Pjanic Absen Lawan Novara?

Miralem Pjanic - Roma (Getty Images)
Pasca menderita kekalahan dari AC Milan, AS Roma langsung membidik angka penuh saat meladeni tantangan Novara akhir pekan ini.

Tiga poin dibutuhkan Giallorossi demi menjaga asa mengakhiri kompetisi di urutan tiga besar dan beraksi di Liga Champions musim depan.

Pertandingan antara AS Roma dan Novara akan digelar siang hari waktu setempat. Pelatih Luis Enrique mendapat kabar baik dan buruk jelang pertandingan.
Pablo Osvaldo dan Francesco Totti dikabarkan telah pulih dan sudah terlibat dalam sesi latihan tim.

Akan tetapi kabar buruk menghampiri, Miralem Pjanic dilaporkan meninggalkan sesi latihan lebih cepat karena mengalami masalah di area paha. Nasib Pjanic baru akan diputuskan setelah dia menjalani pemeriksaan lanjutan.

Cristian Ledesma: Mustahil Saya Gabung AS Roma

Cristian Ledesma - Lazio
Selalu menyenangkan bagi fans klub melihat pemain hebat dan loyal. Sebagai contoh sebut saja pilar Lazio Cristian Ledesma yang kini menjadi pemimpin dengan kostum Biancocelesti.

Ledesma bergabung ke Olimpico pada tahun 2006 dan sekarang dia menegaskan keinginan untuk mewujudkan mimpi tim berlaga di Liga Champions musim depan.
"Perinngkat tiga besar klasemen akhir Serie A Italia masih dalam jangkauan Lazio," tegas Ledesma.

"Sekarang tugas kami adalah memenangkan pertandingan sebanyak mungkin di sisa kompetisi untuk mewujudkan mimpi."

Ledesma kemudian memperlihatkan komitmen kuat pada klub dan mengaku senang dengan dukungan hebat dari fans.

"Saya tidak mungkin hijrah ke Roma. Saya mencintai warna ini dan menghormati dukungan hebat suporter," lanjutnya.

"Fans selalu memberikan dukungan besar dan menaruh kepercayaan tinggi meski tim berada dalam posisi sulit."

Sebuah kata-kata yang indah bagi fans Lazio namun mereka sekarang harus memikirkan laga tandang melawan Parma, kemudian dua partai penting melawan Napoli dan Juventus demi meraih tiket ke kompetisi Eropa.

Giovanni Cobolli Gigli: Marek Hamsik Pernah Ditawarkan Ke Juventus

Marek Hamsik & Edinson Cavani - Napoli (Getty Images)
Mantan presiden Juventus Giovanni Cobolli Gigli mengakui mereka pernah mengabaikan sodoran untuk mengikat bintang Napoli Marek Hamsik.

Hamsik merapat ke Napoli musim panas 2007 lalu dengan transfer senilai €5.5 juta, tetapi sebenarnya si Nyonya Tua mendapat kesempatan terlebih dahulu untuk membeli sang bintang.
"Setelah pertandingan kedua tim, presiden Brescia Gino Corioni makan siang bersama kami," Gigli membuka kisah pada Il Mattino.

"Saat itu dia mengatakan memiliki sebuah permata (Hamsik) dan dia ingin memberikannya pada kami."

"Tetapi beruntung bagi Napoli dan presiden Aurelio De Laurentiis, saat itu kami sikap kami ragu-ragu," jelasnya.

Rabu, 28 Maret 2012

Antonio Conte Diminati Tottenham Hotspur

Antonio Conte - Juventus
Kepiawaian Antonio Conte di balik kemudi Juventus musim ini mengundang keberminatan dari klub Liga Primer Inggris, Tottenham Hotspur, demikian laporan Tuttosport.
The Lilywhites memproyeksikan Conte sebagai kandidat penerus Harry Redknapp, yang diyakini bakal hengkang untuk menukangi timnas Inggris di akhir musim.

Namun begitu, Tuttosport menyatakan kemungkinan kubu White Hart Lane untuk menggaet pelatih 42 tahun itu amatlah tipis.
Kontrak Conte di Juventus Stadium memang hanya berlaku sampai 2013, tapi manajemen Bianconeri nyaris dipastikan bakal memperbaharui ikatan sang allenatore mengingat catatan apik tim musim ini.
Lagipula Conte sendiri diyakini ogah pergi meninggalkan Juve, klub yang pernah lama dibelanya ketika masih aktif bermain.
Ditarik dari Siena musim panas tahun lalu, Conte langsung membawa Juventus bangkit dan bersaing ketat dengan AC Milan di jalur scudetto hingga pekan ke-29 Serie A.
Selain itu, La Vecchia Signora pun diantarnya mencapai babak final Coppa Italia, versus Napoli, yang bakal digelar 20 Mei mendatang.




Mario Balotelli Doakan Yang Terbaik Buat Andrea Stramaccioni

Mario Balotelli
Mario Balotelli mengungkapkan alasan dirinya bertindak nyeleneh dengan menginterupsi sesi konferensi pers pelatih anyar Inter Milan, Andrea Stramaccioni.
Seperti diketahui, eks striker Nerazzurri yang kini berbaju Manchester City itu tiba-tiba saja ngeloyor masuk ke ruangan pers dan menyalami para ofisial Inter dan Stramaccioni yang tengah menjawab pertanyaan wartawan.

Super Mario mengaku hal tersebut dilakukannya sebagai simbol dukungan moril kepada sang bos muda agar dapat sukses mengemban tugas membangkitkan tim yang tengah terpuruk.
"Ini bukan waktu yang mudah bagi Inter, melihat hasil-hasil yang diharapkan tidak datang, tapi saya mengharapkan semua yang terbaik untuk Stramaccioni, seperti halnya yang saya lakukan untuk mantan rekan-rekan setim saya," papar sosok yang memang terkenal kontroversial ini kepada Inter Channel.
Penyerang timnas Italia berdarah Ghana ini kemudian membicarakan seputar klubnya saat ini, City, yang tengah tertinggal tiga poin dari Manchester United dalam persaingan menuju juara Liga Primer Inggris.
"Kami tim kuat yang masih berpeluang memenangi Premier League. Kami tengah mengalami sedikit penurunan performa dan sejumlah ketidakpastian, tapi hal-hal seperti ini dapat terjadi di sebuah musim kompetisi," tuturnya.
Balotelli sengaja mengunjungi kompleks latihan Inter di Appiano Gentile untuk menyapa para eks rekan seklubnya, khususnya Joel Obi yang merupakan kawan baiknya. Setelahnya kedua sahabat itu dikabarkan bersantap malam bersama.




Ernesto Paolillo: Andrea Stramaccioni Ingatkan Saya Pada Jose Mourinho

Andrea Stramaccioni - Inter

General manager Inter Milan, Ernesto Paolillo, melihat adanya kemiripan antara pelatih baru Andrea Stramaccioni dan Jose Mourinho, eks bos Nerazzurri yang memberikan kejayaan di dua tahun kepemimpinannya (2008-10) sebelum hijrah ke Real Madrid.
Stramaccioni, yang baru berusia 36 tahun, didaulat mengisi tempat Claudio Ranieri yang mesti pasrah di-PHK akibat serentetan hasil jelek yang membuat Il Biscione terdampar di posisi delapan, berselisih tujuh angka dari zona Eropa.

"Dalam hal mempelajari lawan dengan sangat detail, dia benar-benar mengingatkan saya pada Mourinho, tapi tentunya setiap orang memiliki karakteristik sendiri," ucap Paolillo kepada Radio Calciomercato.
"Saya melihatnya rajin bekerja pada situasi-situasi spesifik. Dia sama sekali tak mengandalkan keberuntungan."
"Akankah dia bertahan musim depan? Itu yang kami semua harapkan, terutama sang presiden [Massimo Moratti]," tandas Paolillo.
Stramaccioni mencuri perhatian setelah mengantarkan tim Primavera Inter menjuarai ajang NextGen Series, kompetisi junior antarklub Eropa berformat seperti Liga Champions, dengan menumbangkan Ajax lewat adu penalti.


Alessandro Nesta: Saya Terpaksa Hijrah Ke AC Milan

Alessandro Nesta - Milan (Getty Images)

Alessandro Nesta masih menyesalkan proses kepindahan dirinya dari Lazio ke AC Milan. Menurutnya, cepatnya proses tersebut mengakibatkan fans menganggapnya sebagai seorang pengkhianat.
Mantan bintang internasional Italia pernah menjadi pahlawan pujaan Biancocelesti sebelum klub memutuskan melepasnya ke kubu Rossoneri, 2002 lalu. Namun, pendukung Lazio berbalik memusuhinya ketika dia hijrah ke San Siro.

Nesta mengaku tidak punya pilihan lain untuk membantu klub yang saat itu menghadapi masalah keuangan. Meski demikian, dia menyayangkan sikap manajemen Lazio yang secara tidak langsung memaksanya menyetujui kesepakatan tersebut.
“Saat itu saya tidak ingin pergi tapi klub harus mendapatkan uang tunai dan semua itu berjalan begitu cepat sehingga saya tidak sempat mengambil keputusan,” papar Nesta kepada Sky Sport Italia.
“Saya layak mendapat respek lebih.”
“Menyakitkan karena saya diperlakukan seperti seorang pengkhianat, karena kebenaran akhirnya terungkap bahwa Lazio tengah dililit hutang dan harus melepas pemain.”
“Saya masih ingat hari itu seolah baru terjadi kemarin. Kami sedang berlatih di Formello dan Massimo Cragnotti [anak mantan presiden Sergio] memanggil kami semua karena salah satu pemain harus dijual.”
“Dia menyerahkan telepon kepada saya dan mengatakan bahwa saya harus menyetujui [transfer] itu karena Lazio membutuhkan uang.”
“Dia bahkan tidak memberi saya waktu untuk membereskan barang-barang saya karena saya harus mengejar pesawat ke Milan.”
Kendati demikian, Nesta toh mendapatkan akhir bahagia, di mana dirinya telah merengkuh dua gelar Liga Champions dan dua Scudetto bersama Il Diavolo.




Agen: Mauro Zarate Masih Cinta Lazio

Mauro Zarate - Inter (Getty Images)
Kendati beberapa kali terlibat konflik dengan pelatih Lazio, Edy Reja, dan akhirnya dilego dengan status pinjaman ke Inter Milan jelang deadline bursa musim panas tahun lalu, Mauro Zarate ternyata masih memendam keinginan kembali ke Olimpico.
Diungkapkan kakak sekaligus agen sang pemain, Sergio Zarate, striker asal Argentina itu masih mencintai Gli Aquilotti. Tetapi, harapan Zarate untuk pulang saat masa peminjamannya di Giuseppe Meazza berakhir belum tentu terwujud.

Pasalnya, Lazio sendiri belum menunjukkan sinyal kesediaan menerima Zarate kembali. Manajemen Inter pun kemungkinan besar ogah mempermanenkan statusnya karena ia gagal memenuhi ekspektasi.
"Untuk saat ini sulit mengatakan apa masa depan Mauro," kata Sergio kepada Radio Mana Mana.
"Mauro masih mencintai Lazio dan akan senang kembali dan bertahan di Kota Roma. Jika Inter tidak mempergunakan opsi mereka, dia akan senang melanjutkan karier di Lazio."
Pemain 25 tahun itu sebelumnya sudah terang-terangan menyatakan ketidakbetahan di Inter. Akhir pekan lalu Zarate lewat akun Twitter pribadinya menegaskan, "Semua ini akan segera berakhir!"


Gian Piero Gasperini Ogah Tanggapi Kritikan Massimo Moratti

Gian Piero Gasperini - Inter (Getty Images)
Gian Piero Gasperini tak mau memberikan respons atas serangan kritik yang dilancarkan presiden Inter Milan, Massimo Moratti.
Moratti terang-terangan menyalahkan Gasperini sebagai biang keladi kemerosotan La Beneamata pada kompetisi 2011/12 ini.
"Dia mengacaukan segalanya," tukas pebisnis minyak itu seusai menunjuk Andrea Stramaccioni sebagai pelatih ketiga Inter musim ini.

"Dia membawa keluar determinasi dari klub ini dan terus-terusan mengeluh tentang para pemain."
Gasperini, yang didapuk menggantikan Leonardo pada awal musim tapi langsung didepak pada September, ogah terlibat dalam perang kata-kata dengan Moratti, setidaknya untuk saat ini.

"Saya tak mau berkomentar. Saya akan berbicara saat waktunya tepat," ucap eks bos Genoa ini.

Inter, yang sudah terlempar dari Liga Champions dan Coppa Italia, saat ini menduduki posisi delapan klasemen Serie A, tertinggal tujuh angka dari slot terakhir ke kancah Eropa musim depan.


Emiliano Viviano: Masa Depan Saya Tergantung Inter Milan

Emiliano Viviano - Palermo (Getty Images)
Kiper Palermo, Emiliano Viviano, mengaku keputusan soal masa depannya, apakah akan kembali ke Inter Milan atau tidak, pada akhir musim sepenuhnya terletak di tangan klub beralias Nerazzurri itu.

Inter mengamankan servis Viviano dari Bologna lewat lelang buta pada musim panas. Tapi, setelah sang portiere menghabiskan setengah awal musim 2011/12 di ruang terapi akibat cedera ligamen lutut, mereka memutuskan menjual setengah hak kepemilikannya kepada Palermo pada mercato Januari.
Kendati demikian, Inter memiliki opsi untuk menariknya kembali ke Appiano Gentile saat musim ini berakhir. Viviano pun berniat menyakinkan kubu La Beneamata dengan menyuguhkan performa positif di bawah mistar L'Aquile.

"Masa depan saya tidak tergantung pada saya karena Inter yang akan membuat keputusan apakah akan menarik saya lagi pada Juni," kata Viviano kepada Il Corriere dello Sport.

"Yang bisa saya lakukan hanyalah berusaha membentuk penilaian mereka dengan bermain baik untuk Palermo," imbuhnya.

AC Milan Paksa Barcelona Raih Hasil Imbang

Lionel Messi and Robinho - Ac Milan-Barcelona (Getty Images)

AC Milan jelas tidak ingin kehilangan muka di hadapan pendukungnya sendiri. Anak-anak asuh Massimiliano Allegri bermain cukup disiplin membendung pergerakan para punggawa Barcelona, terutama Lionel Messi.
Kendati menampilkan permainan atraktif di babak pertama, baik Milan maupun Barca tidak mampu melakukan finishing yang tepat untuk mencuri keunggulan di San Siro.
Tim tuan rumah langsung mendapat peluang bagus ketika laga baru berjalan dua menit. Tendangan Kevin Prince-Boateng sempat membentur pemain bertahan Barcelona sebelum bola disambut Zlatan Ibrahimovic lewat tandukan kepala serta mengarahkannya kepada Robinho, yang lolos dari kawalan. Sayang, tendangan Robinho masih melambung di atas mistar gawang.
Di tengah laga, pasukan Azulgrana mulai menampilkan permainan khasnya dengan menguasai bola. Messi sempat berupaya melakukan umpan satu-dua dengan Alexis Sanchez di dalam kotak penalti. Akan tetapi, bola berhasil dipotong oleh pemain bertahan Milan.
Sanchez sempat menuntut hadiah penalti beberapa menit kemudian ketika dirinya dijatuhkan Christian Abbiati di kotak terlarang. Namun, wasit rupanya tidak melihat hal itu sebagai sebuah pelanggaran dan meneruskan jalannya laga, kendati Sanchez sempat beberapa kali mempertanyakan keputusannya.
Gawang Abbiati sebenarnya sempat jebol oleh Messi di menit ke-18. Akan tetapi, wasit menganulir gol tersebut karena posisi pemain terbaik dunia ini sudah offside ketika menerima umpan dari Dani Alves.
Gawang Victor Valdes juga bukannya aman dari ancaman tuan rumah. Ibra berpeluang emas membawa Rossoneri unggul atas klub lamanya usai menerima umpan dari Clarence Seedorf dan melepaskan tendangan ke arah Valdes. Namun, bola terlalu pelan hingga memudahkan Valdes untuk menyelamatkan gawangnya. Alhasil, skor kacamata tidak berubah hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Milan mulai mengembangkan permainan dan semakin sering memberi tekanan ke kubu El Barca, kendati peluang mereka belum juga membuahkan gol.
Allegri memutuskan menurunkan Stephan El Shaarawy menggantikan Robinho beberapa menit setelah laga berjalan. El Shaarawy sempat membuka peluang Milan mencuri gol ketika umpan lambungnya tertuju kepada Nocerino, yang langsung melepaskan umpan silang. Sayangnya, bola masih berhasil diblok lini bertahan Barca.
Tidak terlalu banyak peluang berarti yang terjadi di babak kedua. Permainan tiki taka Azulgrana pun belum mampu menjebol pertahanan Milan secara maksimal serta merobek jala gawang Abbiati.
Peluang terbaik El Barca agaknya lahir di penghujung laga ketika bola hasil tendangan Messi berhasil diblok Abbiati, namun bola rebound berhasil dijangkau Cristian Tello, yang masuk menggantikan Andres Iniesta. Sepakan Tello sebenarnya sudah terarah dengan baik, namun peluang emas itu berhasil digagalkan oleh Luca Antonini.
Tak ayal, laga balasan di Camp Nou 4 April mendatang menjadi pertarungan hidup mati antara raksasa Spanyol dan Italia.

Musim Davide Moscardelli Berakhir

Davide Moscardelli - Chievo (Getty Images)
Striker Davide Moscardelli dipastikan tak akan lagi ambil bagian dalam sisa sembilan pertandingan Chievo Verona di Serie A musim ini.

Terpaksa ditarik keluar saat baru merumput selama 20 menit sebagai pemain pengganti dalam hasil imbang 1-1 kontra Siena weekend lalu, hasil tes menunjukkan cedera yang diderita Moscardelli serius.
Pemegang paspor Italia kelahiran Belgia itu mengalami putus tendon di otot aduktor pada paha kirinya dan divonis absen selama dua bulan.

Dengan giornata pamungkas Serie A dijadwalkan pada pertengahan Mei, itu berarti pemain 32 tahun tersebut tak dapat merumput lagi musim ini.

Moscardelli pada musim 2011/12 ini telah mengoleksi 24 laga Serie A dan mengemas empat gol.

Stevan Jovetic Ingin Gantikan Alessandro Del Piero

Stevan Jovetic - Fiorentina
Stevan Jovetic telah meneken kontrak baru awal musim ini, tapi dia dikabarkan akan berupaya pindah ke Juventus.

Mengutip sumber di kubu La Viola, Tuttosport mengabarkan Jovetic ingin berlaga di Liga Champions pada musim depan. Alasan lain, pemain asal Montenegro itu ingin menggantikan Alessandro Del Piero di Turin.

Jovetic tidak akan merespon pendekatan dari klub lain, utamanya Chelsea -- yang akan mencoba memboyongnya musim panas mendatang.

Sejauh ini belum ada respon dari Bianconeri, meski tim asuhan Antonio Conte itu akan belanja pada musim panas mendatang untuk memperkuat diri demi menghadapi Liga Champions.

Luis Muriel Tak Akan Tinggalkan Udinese

Luis Muriel - Lecce (Getty Images)
Helmuth Wennin, agen Luis Muriel, mengatakan kliennya tidak akan meninggalkan Udinese dan merumput bersama Arsenal atau AC Milan musim depan.

"Tidak ada pendekatan serius dari Arsenal. Yang ada hanya rumor," ujar Wennin kepada calciomercatoweb.it

Muriel, pemain asal Kolombia berusia 20 tahun, kini dipinjamkan Udinese ke Lecce. Muriel tampil gemilang, dan dijuluki Cristiano Ronaldo dari Kolombia.
Pers Italia memberitakan Milan dan Arsenal menginginkannya, tapi keduanya belum melakukan pendekatan.

"Saya juga ragu Milan menginginkannya, dan Muriel hanya ingin fokus untuk Lecce," lanjut Wennin.

Menurut Wennin, masa depan Muriel di Udinese, tim yang meminjamkannya ke Lecce. Ia yakin Udinese tidak akan melepasnya.

Barca Tak Bisa Buat Gol, Pep Guardiola Kecewa

Pep Guardiola - Barcelona
Pelatih Barcelona Pep Guardiola menyadari kualitas yang dimiliki oleh AC Milan saat keduanya bertemu di leg pertama babak perempat-final Liga Champions.

Namun demikian Pep tak bisa menampik hasil imbang tanpa gol di kandang Milan ini cukup ia sesalkan. Hasil ini menjadi hal yang janggal buatnya karena anak asuhnya gagal untuk memecahkan kebuntuan pertahanan tim lawan.
"Kami memahami kualitas yang dimiliki Milan tetapi tidak bisa mencetak gol tandang menjadi sedikit menyakitkan buat kami," kata Pep kepada televisi Italia usai pertandingan.

Dalam kesempatan tersebut, Pep juga sempat menyinggung soal kondisi lapangan di San Siro yang licin. Ia mengaku situasi itu membuat anak asuhnya menjadi sulit untuk mengembangkan permainan.

"Memang selalu menyenangkan bermain di San Siro. Tetapi sedikit memalukan saja karena lapangan ini tak cocok untuk laga sepakbola. Inter [Milan] dan Milan keduanya patut memiliki permukaan lapangan yang lebih baik lagi."

Zlatan Ibrahimovic: Ini Hasil Sangat Bagus Buat Kami

Zlatan Ibrahimovic - Milan-Barcelona - Champions League
Striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic merasa cukup puas dengan hasil imbang tanpa gol melawan Barcelona di leg pertama babak perempat-final Liga Champions di San Siro dinihari tadi.

Dalam laga tersebut pemain tim nasional Swedia ini sempat membuang sebuah peluang untuk mencetak gol ke bekas klubnya. Namun demikian Ibra tetap senang dan ia masih memiliki semangat yang bagus untuk menatap laga kedua di Camp Nou pekan depan.
"Kami memiliki sejumlah peluang tetapi sayangnya kami tak bisa memanfaatkannya menjadi gol," kata Ibra kepada laman Sky Sport 24 usai pertandingan.

"Meski demikian menurut saya hasil ini sangat bagus buat kami. Saya optimistis untuk menghadapi laga leg kedua nanti."

Lionel Messi Mandul, Urby Emanuelson Gembira

Urby Emanuelson - Milan (Getty Images)
Gelandang AC Milan Urby Emanuelson merasa senang setelah rekan satu timnya berhasil mematikan ruang gerak pemain bintang Barcelona Lionel Messi.

Penjagaan yang ekstra itu berhasil memaksa pemain tim nasional Argentina itu tak mampu menambah catatan 12 gol yang telah diraihnya di ajang Liga Champions musim ini. Hasilnya, laga leg pertama babak perempat-final Liga Champions di San Siro antara Milan dan Barca harus berakhir dengan skor 0-0.
"Messi selalu bermain sebagaimana mestinya. Dia selalu berbahaya dan tak pernah bermain buruk," kata pemain tim nasional Belanda ini usai pertandingan.

"Jadi kami senang bisa membuatnya tak mampu mencetak gol dalam pertandingan kali ini."

Terkait dengan penampilannya, Emanuelson mengaku agak sedikit tak beruntung. Dalam laga ini ia bermain sebagai pengganti dari Kevin-Prince Boateng di pertengahan babak kedua.

"Penampilan saya sedikit kurang beruntung. Di awal aksi di lapangan saya harusnya bisa mencetak gol tetapi masih gagal. Itu semua memang bisa terjadi," ujarnya.

"Saya paham itu menjadi momentum yang sangat penting tetapi apa yang bisa saya lakukan selepas pertandingan ini? Jadi mari kita berusaha untuk tampil lebih baik di lain waktu."

Carles Puyol Tegaskan Tekad Untuk Singkirkan Milan

Carles Puyol - Barcelona
Bek Barcelona Carles Puyol menegaskan tekadnya untuk menyingkirkan AC Milan dari pentas Liga Champions. Tekad ini disampaikan setelah Barca meraih hasil imbang tanpa gol saat tampil di San Siro pada leg pertama babak perempat-final.

Puyol meyakini penampilan pekan depan di kandang sendiri akan memberikan keuntungan bagi Barca untuk lolos ke babak berikutnya. Ia juga senang dengan hasil yang telah didapat dari leg pertama ini.
"Di leg kedua kami harus berusaha untuk menang seperti yang selalu kami lakukan dan kami memiliki keuntungan untuk melakukan itu di kandang kami sendiri," ujar Puyol usai pertandingan.

"Jika kami ingin lolos ke babak berikutnya, tentunya kami harus bisa tampil dalam permainan yang sempurna."

Barca Terus Dekati Thiago Silva

Thiago Silva - Milan
Barcelona masih terus berupaya mendekati bek AC Milan Thiago Silva. Usaha itu ditunjukkan pada sesi makan malam sebelum laga AC Milan kontra Barcelona di ajang Liga Champions dinihari tadi.

Barca sejauh ini dikabarkan telah menjadikan bek asal Brasil itu sebagai prioritas utama jelang dibukanya bursa transfer musim panas mendatang.
Pada jamuan makan malam itu pihak Barca langsung menyampaikan secara resmi ketertarikannya kepada pihak Milan yang menjadi klub penaung Silva.

Dalam acara tersebut dikabarkan presiden Barca Sandro Rosell bertemu dengan wakil presiden Milan Adriano Galliani. Sejauh ini masih belum ada kabar terbaru dari hasil pertemuan dua petinggi klub tersebut.

Namun Galliani sempat mengatakan di awali musim ini,"Wajar rasanya jika tim terbaik di dunia akhirnya melirik bek terbaik di dunia."

Dimitar Berbatov Disarankan Ke Juventus

UEFA Europa League - Manchester United v AFC Ajax, Dimitar Berbatov
Striker Manchester United Kiko Macheda menyarankan agar rekan satu timnya Dimitar Berbatov untuk hijrah ke Juventus. Ia yakin kehadiran pemain tim nasional Bulgaria itu ke Bianconeri akan sangat berharga.

Saran ini disampaikan di tengah rumor yang kian santer jika Berbatov akan meninggalkan United pada musim panas ini.
"[Berbatov] merupakan pemain hebat dan tentu saja hal itu akan menjadi sangat baik buat Bianconeri," kata Macheda yang kini tengah menghabiskan waktunya sebagai pemain pinjaman di QPR.

"Saya rasa dia akan [bisa bagus di Seria A Italia]. Berbatov bisa lebih bersinar di Italia karena dia adalah seorang pemain bermental juara."

"Kami tengah membicarakan seorang pemain yang sangat tangguh, striker andalan. Di sana dia akan bisa menjadi tandem yang baik buat [Mirko] Vucinic."

"Berbatov itu sangat bertenaga dan secara teknik juga kuat. Ketika dia bugar maka dia akan bisa membuat sebuah perubahan."

Selasa, 27 Maret 2012

Manchester City Siap Lego Edin Dzeko

Edin Dzeko - Manchester City (Getty Images)

Beberapa waktu lalu Arsenal dikabarkan berminat mendatangkan Dzeko pada musim mendatang, setelah penyerang asal Bosnia itu mulai merasa tidak kerasan di City.

Dzeko kalah bersaing dengan Sergio Aguero dan Mario Balotelli yang lebih sering diturunkan pelatih Roberto Mancini. Ditambah lagi Carlos Tevez yang mulai merumput kembali semakin menyudutkan posisi Dzeko.

Menurut berita dari Daily Mail, City kemungkinan bersedia melepas pemain berusia 26 tahun tersebut kalau ada tawaran yang pantas.

Bukan hanya Arsenal, Madrid dan Juve diberitakan juga sedang memantau situasi Dzeko. Kedua tim mengincar penyerang baru di musim mendatang. Pelatih Madrid Jose Mourinho pernah mengatakan menyukai gaya permainan Dzeko.

Juve juga membutuhkan penyerang top yang produktif dan nama Dzeko termasuk dalam daftar incaran pelatih Antonio Conte.

City dipastikan tak akan melepas Dzeko dengan harga murah. Nilai transfernya diperkirakan lebih dari £27 juta, jumlah yang dikeluarkan City saat mendatangkannya dari Wolfsburg pada tahun lalu.

Ryan Giggs: Paolo Maldini Legenda Sejati

Ryan Giggs,Paolo Maldini

Pertandingan Manchester United melawan Fulham membawa kebahagiaan tersendiri bagi Giggs. Ia bukan saja ikut berperan membawa klubnya meraih kemenangan, tapi juga menciptakan rekor baru.

Pemain berusia 38 tahun itu genap tampil 903 di semua kompetisi bersama United, yang berarti melewati rekor Maldini sebagai pemain yang paling sering tampil bersama satu klub saja di Eropa.

Giggs hanya pernah memperkuat United sampai saat ini, sedangkan Maldini hanya bermain untuk Milan sepanjang karirnya. Walaupun merasa senang dan bangga, Giggs tetap memuji Maldini yang disebutnya sebagai pemain legendaris sejati.

"Paolo Maldini tetap seorang legenda sejati. Ia mampu bermain di level tertinggi selama 25 tahun. Saya pernah bertanya pada diri saya sendiri, mengapa pemain seperti Maldini masih punya peran penting di dalam sepakbola," ucap Giggs pada La Gazzetta dello Sport.

"Saya ingat saat Piala Eropa 1996, waktu itu banyak yang beranggapan Maldini sudah tua, tapi ternyata ia mampu bermain sampai 2009. Saya senang dan bangga bisa memecahkan rekornya, tapi bagi saya ia tetap yang terhebat."

DEBAT: Perbandingan Rekor Antonio Conte & Fabio Capello

Juventus celebrating
“Saya diberi tahu setelah pertandingan ini kalau kami menyamai rekor Fabio Capello waktu melatih Juve, yaitu 28 gim tanpa terkalahkan. Jadi, sekarang pergi dan lihat Juve yang dilatih Capello dan katakan kalau kami tidak melakukan sesuatu yang hebat.”

Demikian kata Antonio Conte setelah Juve mengalahkan Fiorentina 5-0 pada akhir pekan lalu. Tim yang dilatihnya di musim ini menyamai rekor tim di musim 2005/06 saat masih ditangani Capello. Waktu itu mereka sempat terpuruk dan kemudian bangkit sejak pekan kesepuluh untuk bersaing ketat dengan AC Milan sampai akhir musim, dan akhirnya meraih Scudetto.

Namun, apakah pencapaian itu membuat tim besutan Conte selevel dengan tim Capello? Apa pencapaian itu lebih hebat dari prestasi pada enam tahun lalu? Sergio Stanco dan Kris Voakes mencoba menganalisa perbandingan kedua pelatih serta kekuatan tim mereka masing-masing.


REKOR FABIO


Ada berita menggelitik saat tim besutan Conte baru saja menyamai rekor Juve saat masih dilatih Capello yaitu tidak terkalahkan dalam 28 gim di liga. Dalam wawancara seusai pertandingan, Conte mengatakan hal itu terjadi di musim 2004/05, hal itu seperti menunjukkan rekor yang dibuat tim Capello kurang dikenang.
Faktanya, Juve hanya sekali kalah di musim 2005/06, yaitu saat melawan Milan yang finis di peringkat kedua. Mereka total mengkoleksi 91 poin di musim yang dinodai dengan kasus Calciopoli tersebut, dengan mencetak 27 kemenangan, 10 draw dan 1 kekalahan.

Satu hal yang jadi keunggulan Bianconeri di musim ini adalah rekor pertemuan mereka dengan Milan. Tim Capello kalah sekali dan hanya bermain imbang melawan Rossoneri yang saat itu dilatih Carlo Ancelotti. Di musim ini, Juve menang 2-0 pada Oktober kemarin berkat dua gol telat Claudio Marchisio.

Tim Capello saat itu punya Buffon yang masih dalam puncak performanya, dengan didampingi nama-nama besar di lini belakang seperti Fabio Cannavaro dan Lilian Thuram. Di depan mereka ada duo Emerson dan Patrick Vieira, yang di musim sebelumnya memperkuat Arsenal. Di lini penyerangan, mereka punya Zlatan Ibrahimovic dan David Trezeguet, serta satu nama lagi yang sekarang lebih sering menjadi pemain pengganti, Alessandro Del Piero.

Itu adalah tim yang diakui banyak orang sebagai yang terbaik di era Luciano Moggi, terutama dalam hal strategi pertahanan. Dan jangan lupa, saat Italia menjuarai Piala Dunia 2006, ada lima pemain Juve yang termasuk pemain kunci dan sangat berpengaruh.


TANTANGAN CONTE


Faktor utama untuk membandingkan kedua tim tersebut adalah berapa banyak pemain dari tim sekarang ini yang bisa menembus tim utama Capello. Bahkan seorang Buffon pun mulai diragukan kalau kualitasnya sebagus enam tahun lalu. Bisa jadi hanya Andrea Pirlo yang kemungkinan paling berpeluang menjadi pemain utama, karena level permainanya tidak jauh berbeda.

Pemain lain seperti Giorgio Chiellini, Arturo Vidal, Marchisio dan Mirko Vucinic mungkin bisa jadi tambahan bagus untuk bangku cadangan tim Capello. Namun dengan kehadiran Mauro Camoranesi yang bekerja keras di sisi kanan dan Pavel Nedved yang elegan di sisi kiri, kecil kemungkinan bagi Vidal maupun Marchisio menjadi pemain inti.

Satu posisi yang jadi keunggulan utama tim Conte adalah posisi bek kanan. Permainan standar Jonathan Zebina masih di bawah Stephan Lichtsteiner, walaupun pemain asal Swiss itu masih diminta untuk meningkatkan level permainannya agar tetap jadi pilihan utama dibandingkan Martin Caceres.

Dengan membandingkan rating pemain kedua tim, sepertinya itu adalah cara paling tepat untuk menilai kekuatan mereka, dan dalam hal ini tim Capello 2006 lebih unggul.



Andrea Stramaccioni Siap Bayar Kepercayaan Inter Milan

Andrea Stramaccioni - Inter

Pelatih anyar Inter Milan Andrea Stramaccioni menegaskan, dirinya siap membayar kepercayaan klub yang menunjuknya menggantikan Claudio Ranieri.
Stramaccioni (36) menggantikan Ranieri yang kembali menelan kekalahan kala ditaklukkan Juventus dua gol tanpa balas, Senin (26/3) waktu setempat. Bagi pelatih 36 tahun, ini merupakan impiannya sejak lama.

“Ini adalah impian yang indah, emosi yang hanya bisa diberikan sepakbola dan olahraga. Kepada siapa saya dedikasikan impian ini? Untuk klub yang telah mempercayai saya; kini saya harus membayar kepercayaan mereka,” paparnya.
“[Penunjukkan] ini benar-benar di luar dugaan, sebuah kado dari presiden [Massimo] Moratti. Saya pikir hal ini sederhana: saya selalu menjadi diri saya dan jika Moratti memutuskan untuk memberi saya kesempatan, itu dikarenakan hasil yang telah saya tunjukkan.”
“Presiden meminta saya untuk membawa apa yang dilihatnya di kubu Primavera ke tim utama: keyakinan serta rasa cinta terhadap klub.”
Laga kontra Genoa 1 April nanti akan menjadi debut Stramaccioni bersama Nerazzurri.




Mario Balotelli Interupsi Jumpa Pers Perdana Andrea Stramaccioni Sebagai Pelatih Baru Inter Milan

EPL,Mario Balotelli,Manchester City v Tottenham Hotspur
Ada-ada saja ulah Mario Balotelli. Striker Manchester City membuat heboh konferensi pers perkenalan pelatih anyar Inter Milan Andrea Stramaccioni ketika dirinya menerobos masuk ruangan.

Konferensi pers yang digelar untuk memperkenalkan Stramaccioni sebagai suksesor Claudio Ranieri sempat terhenti ketika Balotelli memasuki ruangan.
Mantan bomber Nerazzurri itu menyapa Stramaccioni dan beberapa direktur klub yang hadir di ruangan tersebut sebelum beranjak pergi.

Pep Guardiola: Zlatan Ibrahimovic Bantu Raih Gelar La Liga Spanyol

Josep Guardiola - Barcelona
Ibra meninggalkan Barca pada musim panas 2010 dan hijrah ke AC Milan. Ia hanya bertahan semusim di Spanyol dan ditengarai punya hubungan kurang baik dengan Guardiola.

Keduanya akan bertemu lagi sebagai lawan di perempat-final Liga Champions musim ini. Namun Pep mencoba bersikap bijak dengan memuji peran Ibra saat masih memperkuat Barca.
"Ibrahimovic adalah pemain penting bagi kami. Ia sangat berbakat dan ikut membantu mengangkat tim ini. Ia tampil gemilang di enam bulan pertama, ia ikut berjasa membantu tim meraih gelar liga," tutur Pep dalam konperensi pers jelang gim Milan versus Barca.

"Kali ini ia tampil bersama Milan dan kami akan menghadapi lawan yang tidak mudah. Kami akan tampil di San Siro di gim pertama, ini adalah salah satu stadion termegah di dunia."

"Pendukung mereka akan sangat berperan dalam memompa semangat tim. Kami akan menghadapi situasi yang sulit dan lawan berat. Jadi kami harus menyiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin untuk meraih hasil maksimal."

Giorgio Chiellini Berharap AC Milan Jungkalkan Barcelona

Ibrahimovic & Chiellini - Juventus-Milan - Tim Cup
Juventus dan Milan merupakan musuh bebuyutan di Serie A Italia. Namun hal itu tidak menyurutkan harapan Chiellini untuk berharap yang terbaik bagi Rossoneri di Liga Champions Eropa.

Pemain belakang Juve itu mendukung Milan bisa menyingkirkan Barcelona dan melangkah sampai ke tangga juara.

Menurut Chiellini, semua orang Italia pasti akan mendukung Milan karena mereka satu-satunya wakil negara tersebut yang masih tersisa di Liga Champions.

"Semua penyuka sepakbola, termasuk orang Italia, akan menyaksikan pertandingan besar ini. Saya dan sebagian besar orang Italia tentunya berharap Milan bisa menyingkirkan Barcelona dan melangkah sejauh mungkin di Liga Champions," terangnya pada ANSA.

"Prestasi yang akan diraih Milan nanti akan sangat penting untuk ranking dan jatah klub-klub Italia yang bisa berlaga di Eropa pada musim mendatang. Saya berharap kami bisa tampil di Liga Champions dan menorehkan prestasi membanggakan."

"Tentang persaingan dengan Milan, kami juga tak terlalu berharap mereka akan terpecah fokusnya kalau masih bertahan di Liga Champions. Kami hanya fokus pada tim kami, dan sisanya bergantung pada Milan karena mereka masih mengkoleksi poin tertinggi."

Dimitar Berbatov & Paul Pogba Bisa Sukses Di Italia

Federico Macheda(Getty Images)

Hal itu disampaikan Macheda, yang kini tengah dipinjamkan ke Queens Park Rangers, menyusul spekulasi seputar Berbatov dan Pogba. Berbatov disinyalir kuat akan meninggalkan kubu Red Devils di akhir musim nanti dan kini tengah dihubungkan dengan klub Italia Juventus, seperti halnya Pogba.
Menurut Macheda, kedua rekannya itu tidak akan mengalami kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan Italia jika mereka akhirnya hijrah ke Serie A.

“[Berbatov] adalah pemain hebat, dia pasti bisa tampil sangat bagus untuk Bianconeri. Striker hebat seperti dirinya akan sempurna (untuk Juve)” cetus Macheda kepada Tutto Juve.
“Saya pikir dia cocok [bermain di Serie A]. Berbatov bisa bermain sangat bagus di Italia karena dia seorang juara.”
Hal serupa dicetuskan Macheda mengenai Pogba, yang baru-baru ini disinyalir telah menyetujui kepindahan ke Turin, kendati belakangan dibantah oleh Sir Alex Ferguson.
“Pogba seorang pemain yang hebat. Dia sangat kuat dan bisa bermain dengan baik di Italia,” pujinya.



AS Roma Tanpa Fabio Borini Dua Minggu

Fabio Borini - As Roma (Getty Images)

AS Roma dipastikan harus kehilangan servis striker Fabio Borini sekurangnya selama dua pekan ke depan akibat cedera hamstring. Proses penyembuhan problem tersebut bahkan kemungkinan bisa bertambah hingga maksimal 21 hari.
Ini tentu merupakan kerugian besar bagi I Giallorossi mengingat peran penting striker 20 tahun tersebut dalam tim pada musim ini.

Borini, yang ditarik keluar pada menit ke-27 saat Roma dibekuk AC Milan 2-1 weekend kemarin, sejauh ini telah mengoleksi sembilan gol dalam 19 partai Serie A 2011/12.
Selain sang youngster, kiper cadangan Roma, Bogdan Lobont, juga harus beristirahat cukup lama, sampai sekitar enam minggu, karena terkendala cedera lutut.
Kendati takluk di partai terakhir kontra Milan, pasukan Luis Enrique saat ini masih bertengger di posisi enam klasemen sementara, berselisih tujuh angka dari zona Liga Champions dan empat poin dari area Liga Europa.


Massimo Moratti Jamin Posisi Claudio Ranieri Aman Sampai Akhir Musim

Massimo Moratti - Inter
Massimo Moratti menampik rumor yang menyebut Claudio Ranieri akan segera diberhentikan dari jabatannya selaku arsitek Inter Milan sebelum musim 2011/12 rampung.
Spekulasi itu nyaring terdengar setelah Si Biru-Hitam dibekap 2-0 oleh Juventus dalam derby d'Italia akhir pekan kemarin. Kekalahan itu membuat target Inter untuk lolos ke kancah Eropa musim depan berada dalam posisi gawat.

Sekalipun demikian, Moratti ternyata belum kehilangan kepercayaan pada Ranieri. Sang presiden kembali memberikan jaminan bahwa pekerjaan The Tinkerman aman hingga akhir musim.
"Saya pikir Ranieri akan bertahan dengan kami sampai Juni," tukas Moratti kepada Football Italia.
"Kekalahan kemarin malam merupakan pukulan telak. Itu tak pantas jika melihat performa kami di babak pertama, tapi Anda harus memaksimalkan kans untuk mencetak gol dan kami tak melakukannya. Karenanya normal Anda dapat kalah jika tak melakukan itu."




Agen Benarkan Minat AC Milan & Napoli Pada Jordi Alba

Jordi Alba - Valencia
Vicente Fores selaku agen Jordi Alba mengonfirmasikan kebenaran kabar yang menyatakan AC Milan dan Napoli menetapkan bek kiri Valencia itu sebagai target di jendela transfer musim panas.
Namun dua klub Serie A Italia itu tidak hanya harus bersaing satu sama lain, namun juga mesti mengungguli Barcelona dan Manchester City yang sama-sama menaruh minat pada pemain 23 tahun itu.

Khusus untuk Rossoneri, Fores mengungkapkan sasaran mereka bukan hanya Alba, tetapi juga Bruno Sorriano, gelandang bertahan Villarreal yang kebetulan juga diwakili olehnya di bursa transfer.
"Jordi Alba? Memang benar, saya dapat mengonfirmasikan bahwa kami tengah dalam kontrak dengan Milan, juga untuk Soriano milik Villarreal, yang juga direpresentasikan oleh saya," ucap sang agen kepada Calciomercato.it.
"Sebelumnya dengan klub Milan itu hanya ada kontak singkat, tapi saya pikir dalam 20 hari hingga maksimal sebulan, kami akan bertemu dengan [direktur Milan, Ariedo] Braida. Saya tak tahu apakah pertemuan ini akan digelar di Spanyol atau Italia."
"Ketertarikan Napoli pada Alba? Ya, juga telah ada pembicaraan dengan orang-orang dari Napoli, tai ini normal karena kita tengah membicarakan mengenai seorang pria muda yang sangat kuat, kelahiran 1989, dengan masa depan cerah di hadapannya."

"Saya tegaskan bahwa dia juga dipantau oleh Manchester City dan Barcelona. Harga untuk Soriano dan Alba? Saya memilih untuk tidak membahas aspek ini, rasanya akan tidak adil untuk klub pemilik para pemain tersebut, Valencia dan Villarreal," tegas Fores.

Kendati tak disebutkan sang agen, diyakini tercantum klausul pelepasan sekitar €20 juta dalam kontrak Alba dengan Tim Kelelawar, yang akan berakhir pada 2013.


RESMI: Claudio Ranieri Dipecat

Claudio Ranieri - Inter (Getty Images)
Kekalahan 2-0 dari Juventus di pertandingan Serie A Italia akhir pekan lalu rupanya menjadi "perpisahan" buat pelatih Claudio Ranieri.

Melalui sebuah pernyataan di laman resmi klub, www.inter.it, Nerazzurri sudah resmi memecah Ranieri.

"Presiden Massimo Moratti dan semua Internazionale FC mengucapkan terima kasih kepada Claudio Ranieri dan stafnya untuk profesionalisme, dedikasi, dan ketulusan, yang sudah beberapa bulan ini dilakukan dalam menangani tim," begitu bunyi pernyataan klub.

Giorgio Chiellini Berharap Juventus Pertahankan Alessandro Del Piero

Giorgio Chiellini - Juventus (Getty Images)
Giorgio Chiellini berharap manajemen Juventus mau mempertimbangkan kembali keputusan mengakhiri masa kerja Alessandro Del Piero musim panas mendatang.

Seperti diketahui, jajaran petinggi Tim Zebra sebelumnya telah memastikan kontrak Il Pinturicchio yang bakal kedaluwarsa ketika musim ini rampung tak bakal diperpanjang.
Namun, meninjau bahwa Del Piero masih dapat memberikan kontribusi meski usianya tak lagi muda, terbukti dengan dua gol penting di dua laga terakhir versus AC Milan dan Inter, Chiellini berharap keputusan ini dapat dikaji ulang.

"Anda tak pernah dapat mengatakan apakah keputusan ini tepat atau tidak," ucap sang bek kepada RTL.

"Alex adalah seorang jawara yang hebat dan akan selalu demikian, dan kami sebagai pemain hanya bisa mematuhi dan menerima pilihan-pilihan ini."

"Bagi kami, sang pria jawara tersebut akan tetap senantiasa bersama kami. Saya percaya bahwa sampai akhir musim masih ada waktu baginya dan pihak klub untuk berbicara dan mencapai keputusan bersama-sama."

"Ale adalah salah satu orang pertama yang hanya memikirkan soal penampilan di lapangan dan membantu kami sepanjang tahun, dan kami berharap lebih dan lebih lagi dalam dua bulan ini. Kemudian, diskusi lain soal apa pun lebih baik ditinggalkan hingga saat itu, agar tak ada kontroversi."