Rabu, 28 Maret 2012

Alessandro Nesta: Saya Terpaksa Hijrah Ke AC Milan

Alessandro Nesta - Milan (Getty Images)

Alessandro Nesta masih menyesalkan proses kepindahan dirinya dari Lazio ke AC Milan. Menurutnya, cepatnya proses tersebut mengakibatkan fans menganggapnya sebagai seorang pengkhianat.
Mantan bintang internasional Italia pernah menjadi pahlawan pujaan Biancocelesti sebelum klub memutuskan melepasnya ke kubu Rossoneri, 2002 lalu. Namun, pendukung Lazio berbalik memusuhinya ketika dia hijrah ke San Siro.

Nesta mengaku tidak punya pilihan lain untuk membantu klub yang saat itu menghadapi masalah keuangan. Meski demikian, dia menyayangkan sikap manajemen Lazio yang secara tidak langsung memaksanya menyetujui kesepakatan tersebut.
“Saat itu saya tidak ingin pergi tapi klub harus mendapatkan uang tunai dan semua itu berjalan begitu cepat sehingga saya tidak sempat mengambil keputusan,” papar Nesta kepada Sky Sport Italia.
“Saya layak mendapat respek lebih.”
“Menyakitkan karena saya diperlakukan seperti seorang pengkhianat, karena kebenaran akhirnya terungkap bahwa Lazio tengah dililit hutang dan harus melepas pemain.”
“Saya masih ingat hari itu seolah baru terjadi kemarin. Kami sedang berlatih di Formello dan Massimo Cragnotti [anak mantan presiden Sergio] memanggil kami semua karena salah satu pemain harus dijual.”
“Dia menyerahkan telepon kepada saya dan mengatakan bahwa saya harus menyetujui [transfer] itu karena Lazio membutuhkan uang.”
“Dia bahkan tidak memberi saya waktu untuk membereskan barang-barang saya karena saya harus mengejar pesawat ke Milan.”
Kendati demikian, Nesta toh mendapatkan akhir bahagia, di mana dirinya telah merengkuh dua gelar Liga Champions dan dua Scudetto bersama Il Diavolo.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar