Edy Reja mengakui permainan Lazio saat menyambut kedatangan Cagliari di Olimpico pada Minggu (25/3) memang tidak istimewa.
Namun hal itu tidak masalah karena yang terpenting adalah tiga angka berhasil diamankan lewat gol semata wayang Modibo Diakite. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri catatan negatif I Biancoceleste yang sebelumnya kalah di dua giornata berurutan.
Menurut Reja, dengan Serie A 2011/12 kian mendekati garis finis, yang paling utama dalam sisa musim adalah fokus memetik kemenangan, kendati itu diraih lewat permainan jelek.
"Sebelumnya kami tidak sedang dalam momen yang membahagiakan dan kami mesti menang melawan Cagliari," ucap sang pelatih, yang tak boleh mendampingi anak-anak asuhnya dari bench akibat kartu merah di laga sebelumnya kontra Catania, kepada Lazio Style Radio.
"Itu bukan permainan yang cantik, tapi performa bukan masalah. Untunglah, Diakite telah mengangkat kami dari masalah."
"Saya berada jauh dari lapangan, jadi saya sangat menderita karena tak dapat berkomunikasi seperti yang saya inginkan. Tapi, saya pikir [asiste pelatih Giovanni] Lopez telah melakukan tugasnya dengan memenangi laga penting dan menyediakan basis fundamental bagi para pemain."
"Pada waktu seperti ini, liga hanyalah tentang hasil, karena seperti telah kita lihat klub-klub lainnya sedang kewalahan. Napoli ditahan oleh Catania."
"Awalnya saya tak sadar Catania berhasil menyamakan kedudukan [setelah tertinggal 2-0], jadi terasa bagai kejutan menyenangkan mendengar sorakan penonton yang turut menyambut hasil itu."
Kemenangan Lazio ditambah hasil imbang Napoli serta Udinese membuat anak-anak asuh Reja menempati pole position dalam balapan menuju tiket terakhir ke Liga Champions.
Gli Aquilotti sekarang mengantungi keunggulan tiga angka atas Partenopei dan Zebrette, dan Reja menekankan bahwa klubnya siap berusaha mengamankan posisi tersebut hingga kompetisi benar-benar rampung.
"Perjuangan untuk Liga Champions akan terus berlanjut hingga saat-saat terakhir, tapi menang setelah amat menderita menghadapi tim dengan performa bagus seperti Cagliari merupakan sinyal signfikan."
"Kami bertahan sebagai satu kesatuan, semua orang berkorban demi kebaikan tim. Terdapat konsentrasi luar biasa," tandas Reja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar